Selamat pagi! Saya diyakinkan bahwa salah satu dari tempat umum kita mempraktekkan psikologi terbalik adalah pada diri kita sendiri! Beberapa minggu belakangan, saya membuat catatan dan inilah beberapa contohnya:
- Perokok yang mengatakan ingin berhenti merokok dan merincikan tentang rencananya berhenti merokok.
- Wanita yang mengatakan bahwa dia menginginkan cinta sejati dalam hidupnya, namun tetap berada dalam hubungan yang tidak memuaskannya.
- Profesional yang ingin mencapai puncak, tapi selalu melihat ke arah jam dan tidak pernah bekerja semenit selama 40 jam per minggu.
- Orangtua yang menginginkan komunikasi lebih baik dengan anak mereka tapi tak punya waktu untuk berbicara.
- Seniman yang mempunyai kebutuhan untuk mengekspresikan dirinya tapi tak pernah meluangkan waktu untuk kreativitas.
Saya yakin Anda bisa menambahkan beberapa poin lagi ke dalam daftar ini.
Betapa bodohnya kita hidup dalam kontradiksi semacam ini dalam hidup kita dan kemudian bertanya-tanya, "apa yang mengganggu saya," atau "kenapa saya merasa tidak puas?"
Saya tidak mengatakan bahwa saya tidak pernah melakukan hal seperti itu dalam hidup saya sendiri --saya pernah melakukannya! Saya tahu persis apa masalahnya--saya tidak mengambil tindakan yang mendukung hasrat saya. Dan saya tahu hanya ada 1 cara untuk memperbaikinya. Entah melunturkan hasrat itu (yang sangat tidak mungkin jika hasrat itu sangat sungguh-sungguh Anda rasakan) atau memperbaiki tindakan yang Anda lakukan.
Jika kita tidak melakukannya, kita akan berakhir seperti kutipan hari ini--selalu pergi ke arah timur sementara kita ingin ke barat atau sebaliknya. Tentu saja, jika kita mengasumsikan Anda pergi ke arah timur cukup lama, Anda akhirnya akan sampai di barat--dengan menempuh perjalanan berat, panjang, dan tidak langsung ke tujuan--dan sangat membuang-buang waktu!
Giliran Anda:
Nyalakan lampu sorot dalam kehidupan Anda. Hasrat apa yang benar-benar Anda inginkan di mana tindakan yang Anda lakukan berlawanan dengan hasrat tersebut? Siapa yang Anda salahkan untuk hal itu? Apa yang Anda catat dari hal itu? Bisakah Anda melihat kebebasan yang Anda peroleh dari mengambil tanggung jawab dan memperbaiki tindakan Anda? Putuskan apakah Anda sudah mengembangkan hasrat itu atau apakah tindakan Anda salah. Kemudian, sesuaikanlah berdasarkan keputusan itu.
Tekad hari ini:
Saya memiliki semua masalah saya. Saya memiliki semua SOLUSI saya!
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunung Sempu, 26042010 0644-0657]
“Ketika Anda menghadapi bukit untuk didaki, jangan berpikir bahwa menunggu bisa membuat bukit itu lebih kecil.”—H. Jackson Brown.
Selamat pagi! H. Jackson Brown jelas menyentuh banyak pihak dengan kutipan itu—termasuk diri saya sendiri! Saya tidak yakin kenapa, ketika sesuatu terlihat sulit, menunggu tampak seperti ide yang bagus. Entah bagaimana, kita meyakinkan diri kita sendiri kalau kita akan mendapatkan peralatan atau sumber daya yang bisa membuat kita mendaki lebih mudah. Tapi, hal seperti itu jarang sekali terjadi dalam kehidupan. Waktu yang sempurna tidak pernah datang. Sebaliknya, kita biasanya merasa lebih takut untuk mendaki bukit itu—dan kita sering kali memilih jalan lain—meskipun yang kita butuhkan adalah mendaki bukit tersebut.
Satu hal yang sudah saya pelajati untuk dilakukan, pertama dalam bisnis, dan sekarang dalam kehidupan pribadi saya adalah jangan pernah lari dari bukit itu! Sperti apa pun bukitnya, ambillah langkah pertama.
Perbandingan paling mudah yang bisa saya berikan pada Anda adalah ketika saya mendaki Gunung St. Helens. Gunung itu terlihat amat sangat tinggi ketika saya berada di dasarnya. Tapi, coba Anda tebak? Setelah saya melangkah pertama kali, gunung itu tidak terlihat terlalu tinggi lagi. Dan setelah langkah-langkah saya yang berikutnya, saya tahu saya sudah membuat komitmen untuk melalui petualangan itu. Tidak ada jalan untuk memutar ke belakang. Setelah melangkah selama satu jam, ketinggiannya semakin tidak terasa.
Giliran Anda:
Ketika Anda menghadapi sebuah gunung atau bukit dalam kehidupan Anda, janganlah berbalik. Segera ambil langkah pertama. Dengan melakukan itu, Anda membuat sebuah komitmen dan, dalam satu langkah mudah, Anda sudah mengurangi jumlah langkah yang harus Anda lakukan untuk mendaki bukit di depan Anda.
Tekad hari ini:
Puncak beberapa bukit paling terjal dalam hidup Anda menawarkan pemandangan yang terbaik.
=365 Hari Berpikir Positif – Brook Noel=
[Gunung sempu, 25042010 0656-0708]
“Menunda sampai besok apa yang Anda inginkan bisa membuat Anda mati tanpa melakukan apa pun.”—Pablo Picasso.
Selamat pagi! Seperti yang banyak dari Anda sekalian sudah ketahui, saya menyukai kutipan Pablo Picasso dan selalu bersemangat untuk menemukan sesuatu yang baru dan berharga. Walaupun kita sudah pernah mendengar banyak versi dari pesan ini... “buatlah setiap hari berharga” atau “hari inilah yang terpenting,” bagi saya, kutipan ini tampaknya bisa merangkum pesan itu ke dalam perspektif baru.
Ketika saya pertama kali membacanya, saya berpikir dalam hati: Apa ada sesuatu di hari ini yang harus saya mulai atau tinggalkan untuk memastikan hal itu terlihat di masa depan? Apa ada sesuatu yang begitu penting yang harus saya mulai prosesnya hari ini? Apakah ada orang yang saya pikirkan untuk bertemu dengannya, atau menelponnya, atau berbagi dengannya, yang saya rencanakan untuk menghadapi mereka “nanti”? Apakah semua orang itu tahu bagaimana perasaan saya, atau apakah saya harus menelpon seseorang hari ini? Dan apa yang sedang saya lakukan hari ini yang bisa saya tinggalkan untuk memberikan tempat bagi hal-hal yang tidak ingin saya tinggalkan?
Gilran Anda:
Renungkan kutipan hari ini. Lakukan satu hal lagi yang benar-benar penting hari ini dibandingkan yang akan Anda lakukan sebelumnya jika Anda tidak membaca Good Morning.
Tekad hari ini:
Setiap hari, saya memfokuskan diri pada apa yang benar-benar penting.
Lebih dalam lagi:
Pada sebuah halaman kosong dalam jurnal atau kalender Anda, buatlah daftar dari apa pun yang sudah Anda tunda untuk hari lain. Kapan pun Anda punya waktu luang, lihatlah daftar ini dan bertindaklah.
=365 Hari Berpikir Positif – Brook Noel=
[Gunung Sempu, 24042010 0650-0655]
Selamat pagi! Saya menyukai penekanan di dalam kata-kata Ester. Perbedaan di dalam suasana hati kita--antara tertekan dan gembira--berada dalam emosi yang kita pilih untuk tanggapi.
Kita semua merasakan banyak emosi tiap harinya. Tapi, terserah pada diri kitalah untuk memilih mana yang kita izinkan berada dalam pikiran kita. Apakah kita membiarkan suara kritis ada di sana? Suara mendukung? Keraguan? Kebahagiaan?
Giliran Anda:
Gambarlah sebuah lingkaran dengan 5 buah kursi di sekitarnya. Apa emosi, pikran, atau perasaan yang dominan dalam pikiran Anda sekarang? Tuliskan masing-masing pada tiap "kursi" yang Anda gambar. Kemudian, buatlah sebuah kursi besar dalam gambar Anda. Di situlah Anda duduk. Apakah Anda bisa melihat bagaimana kursi yang lainnya mencerminkan perasaan Anda hari ini?
Tekad hari ini:
Saya hanya menanggapi pikiran dan emosi yang menguatkan.
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunung Sempu, 22042010 0555-0603]
Selamat pagi! Ketika kita mendapati diri kita kelelahan, gelisah atau tertekan, kita harus melampaui korban mentalitas kita dan menanyakan beberapa pertanyaan dasar. Apakah kita berdiri tegak? Apakah kita berpikir dengan cara sehat? Apakah kita menjauhi orang-orang beracun sebisa mungkin?
Ketika kita terluka dan merasa sakit, sebelum kita menunjuk ke orang lain, kita harus menunjuk pada diri kita sendiri. Bagaimana kita bisa sampai ke tempat ini? Apa peranan kita dalam keadaan yang kita alami saat ini? Seperti yang dikatakan oleh kutipan ini, kita harus berbaring untuk bisa dilalui.
Mengambil tanggung jawab sangat melegakan karena kita mempunyai kekuatan untuk mengendalikan takdir kita. Namun, itu juga bisa menjadi menakutkan, karena menyalahkan adalah selimut keamanan yang membuat kita bisa bersembunyi dan bukannya menyambut pesan perubahan. Tapi, selimut keamanan menyalahkan itu cepat lapuk, punya banyak lubang, dan tidak akan melindungi kita untuk jangka waktu yang lama. Tanggung jawab dan perybahan bagaikan jarum dan benang--dengan mereka, kita bisa menjahit sebuah selimut yang cukup besar untuk melindungi diri kita dan orang-orang yang kita sayangi.
Giliran Anda:
Dalam setiap situasi, baik, buruk atau di antaranya, sadarilah peran dan pengaruh Anda. Pelajari pola pikir Anda (baik atau buruk). Kewaspadaan adalah langkah awal menuju tanggung jawab dan perubahan.
Tekad hari ini:
Saya melepaskan kebutuhan untuk menyalahkan dari kehidupan saya.
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunung Sempu, 21042010 0618-0624]
Selamat pagi! Kutipan ini sangatlah penting, meskipun berat untuk dibaca dan direnungkan. Apakah mungkin bahwa beberapa orang lebih memilih untuk menderita dibandingkan mengambil risiko untuk bahagia? Lihatlah ke sekitar. Anda akan melihat semua bukti yang Anda perlukan untuk memahami kebenaran kutipan ini.
Namun, mengapa demikian? Mengapa seseorang memilih untuk menderita, atau memilih untuk tidak membuat perubahan positif? Jawabannya sangatlah sederhana. Perubahan itu menakutkan bagi banyak orang. Perubahan positif membutuhkan pelepasan sikap menyalahkan. Masalah dan tantangan hidup yang kita hadapi tidak bisa disebabkan oleh kesalahan orang lain. Kita harus memilikinya. Kita harus memilih untuk melewati semuanya.
Kenapa kita tidak bisa membuat pilihan mengambil risiko untuk mendapatkan kebahagiaan? Yah, bagaimana jika kita tidak melakukannya dengan benar? Bagaimana jika kita gagal? Walaupun itu adalah pertanyaan yang valid, saya mendorong Anda untuk menanyakan sebuah pertanyaan yang lebih penting:Jika Anda mencoba, dan semua tidak berakhir seperti keinginan Anda, tempat terburuk Anda kembali adalah tempat di mana Anda memulai. Di sisi lain, jika Anda berhasil (dan saya tahu Anda bisa), di mana Anda akan berada?
Giliran Anda:
Bagaimana Anda menghindar dalam hidup Anda untuk melarikan diri dari tanggung jawab menciptakan kebahagiaan? Apa yang akan terjadi jika Anda melakukan lompatan hari ini dan melepaskan keinginan menghindar dan menyalahkan itu?
Tekad hari ini:
Saya melompat ke arah kebahagiaan!
Pertanyaan Renungan:
2 Inspirasi Good Morning yang terakhir berfokus pada kebahagiaan. Luangkan waktu untuk merenungkan pertanyaan ini mengenai tingkat kebahagiaan Anda terhadap kehidupan. Dalam skala 1 sampai 10, berapa Anda akan mengukur kebahagiaan perilaku Anda kemarin dan hari ini? Apa 10 aktivitas yang membuat Anda bahagia? Seberapa sering Anda meluangkan waktu untuk aktivitas ini selama seminggu?
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunung Sempu, 19042010 0555-0614]
Selamat pagi! Saya selalu menjadi seseorang yang bertanya. Teman-teman saya akan memberi tahu Anda bahwa kapan pun saya bertemu dengan seseorang, saya selalu menanyakan begitu banyak pertanyaan pada mereka sehingga mereka sering berpikir saya adalah seorang pengacara. Saya bukan seorang pengacara--tapi saya adalah seorang pencari pengetahuan. Saya suka mempelajari tentang orang, tempat, dan apa pun. Saya suka mengamati bagaimana orang berpikir, kenapa sesuatu ada dan bagaimana mereka ada di sana.
Kutipan hari ini menekankan pentingnya "pertanyaan" dalam kehidupan kita. Saya pikir, satu hal yang darinya kita bisa menarik keuntungan adalah dengan menanyakan lebih banyak pertanyaan. Ketika sesuatu berjalan dengan salah, daripada merasa kesal, kita bisa bertanya : Bagaimana ini bisa terjadi? Kenapa ini terjadi? Apakah saya turut menyebabkan hal ini? Apakah ada sesuatu yang bisa saya lakukan dengan berbeda? Apa cara lain untuk menyelesaikan keadaan ini? Pertanyaan yang ada banyak sekali dan mereka jauh lebih produktif daripada kemarahan.
Giliran Anda:
Hari ini, cobalah untuk menanyakan 100 pertanyaan, baik mengenai diri Anda sendiri atau mereka yang ada di sekitar Anda. Di penghujung hari, evaluasilah berapa banyak yang sudah Anda pelajari dengan memiliki perilaku "bertanya" dibandingkan perilaku "Saya sudah tahu jawabannya."
Tekad hari ini:
Setiap hari saya mempelajari sesuatu yang baru.
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunung Sempu, 15042010 0617-0634]
Selamat pagi! Pembaca bernama Sarah B. membagi cerita berikut yang ingin saya ceritakan lagi pada Anda.
Saya hanya ingin membag pengalaman saya mendaki gunung dengan teman dan anak-anaknya kemarin (di sini sangat indah). Putrinya yang berusia 5 tahun bersenang-senang berlarian memetik bunga dandelion dan meniupkan keinginannya. Saya pastinya mendengar gadis itu dengan mudahnya membuat lebih dari 25 keinginan yang sangat kreatif, spontan, dan sepenuh hati:Saya ingin berlari kencang seperti angin; Saya ingin 150 bunga di kamar tidur saya; Saya ingin berdansa seperti Cinderella; Saya ingin saya bisa pergi ke hutan setiap hari untuk membaca... Itu adalah keinginan-keinginan yang sangat mengagumkan bagi seorang gadis berusia 5 tahun dan saya mendapati diri saya mengucapkan keinginan bersamanya. Anak-anak dengan mudahnya mengarahkan kita ke kebahagiaan yang tak terhalangi itu. Saya pikit, saya akan menantang diri saya sendiri untuk membuat sebuah daftar berisi 25 keinginan hari ini."
Giliran Anda:
Hari ini, mulailah daftar keinginan Anda sendiri.
Tekad hari ini:
Saya menginginkan hal-hal yang hebat.
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunbung Sempu, 14042010 0620-0632]
Selamat pagi! Oh, kebenaran dalam pernyataan Emory... betapa saya berharap tidak seperti itu! Tapi, hal itu benar--kita secara alami mempunyai saat-saat "tinggi" dan "rendah", dan pada beberapa hari, tidak ada sebuah lagu dalam hati kita. Jadi, apa yang kita lakukan pada hari-hari itu? Bagaimana kita merangkul kehidupan dan bersikap positif pada hari-hari di mana "kerlip" itu tidak ada? Kita melakukan seperti apa yang disarankan Emory--kita tetap bernyanyi. Dan kita bernyanyi cukup keras untuk menyalakan kembali kerlip itu.
Salah satu yang diungkap oleh terapi kognitif adalah ketika kita secara konsisten "bertindak seolah", kita akan "menjadi." Kadang, kita harus memaksakan sebuah perilaku untuk melakukannya secara konsisten guna menginternalisasikannya. Pada "masa-masa rendah" kita, lebih penting bagi kita dari sebelumnya untuk membiasakan perilaku yang melawan kenegatifan dalam pikiran kita dan kesedihan dalam jiwa kita.
Anda tidak harus menerima sebuah hari yang sedang-sedang saja. Anda tidak harus menerima sebuah kehidupan yang sedang-sedang saja. Sebaliknya, saya mendorong Anda untuk tidak menerima apa pun selain yang terbaik. Tentu saja, Anda akan menghadapi hari-hari yang dimulai dengan "rendah." Lawanlah! Bernyanyilah! Dalam setiap momen yang diberikan, Anda mempunyai kekuatan untuk mengubah hari Anda. Anda pasti sudah mendengar kutipan "berpura-puralah sampai Anda berhasil." Pada hari-hari "rendah" itu, teriakkan tekad Anda. Tuliskan tekad itu terus menerus. Meskipun mereka tidak terasa tulus, teruslah mengucapkannya. Kata-kata kita mempunyai kekuatan, dan mereka mempunyai kekuatan untuk mengubah hal yang sedang-sedang saja menjadi luar biasa.
Giliran Anda:
Tuliskan kutip[an ini di belakang sebuah kartu nama dan masukkan dalam dompet Anda. Biarkan kartu itu berlaku sebagai pengingat untuk menemukan sesuatu untuk "dinyanyikan" setiap harinya.
Tekad hari ini:
Saya mempunyai kekuatan untuk mengubah hal yang sedang-sedang saja menjadi LUAR BIASA!
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunung Sempu, 13042010 0629-0652]
Selamat pagi! Saya tidak bisa menemukan alasan lain yang lebih baik untuk menghadapi dan melewati amarah, kegelisahan, rasa takut, dan emosi negatif lainnya dibandingkan yang ditawarkan oleh Emerson. Setiap kali kita merasakan kemarahan, kita merampok kebahagiaan dari diri kita sendiri. Pada akhirnya, emosi negatif yang kita rasakan akan melukai diri kita paling banyak. Kita menjauhkan diri dari kebahagiaan dan kedamaian yang kita cari.
Baru-baru ini, saya makan malam bersama seorang teman yang sudah beberapa tahun tidak saya temui. Bertemu dengannya terasa sangat menyenangkan, tapi saya juga sedih mengetahui bahwa teman saya itu mengalami tahun-tahun yang buruk. Dia berjuang menghadapi banyak halangan dan tantangan, dan dia mengakui secara terang-terangan bahwa semangat yang dulu dia miliki mulai memudar. Dia membicarakan bagaimana dia takut untuk memercayai, dan betapa sulitnya untuk membuka diri. Dia bertanya pada saya:"Brook, kenapa aku harus mengambil risiko ketika banyak hal yang mungkin akan berjalan tidak baik?"
"Tapi, apa yang terjadi jika banyak hal yang berjalan dengan benar?" jawab saya. "Kau tidak bisa tahu itu jika kau tidak membuka dirimu pada dunia." Saya terus menantang pemikirannya dengan bertanya, "Apa hal terburuk yang mungkin terjadi? Mungkin kau akan menghadapai halangan lain--tapi kau sudah tahu kalau kau bisa mengalahkan mereka. Tapi, bagaimana jika hal berikutnya yang ditakdirkan menghampirimu adalah sesuatu yang hebat?"
Giliran Anda:
Ketika Anda mendapati diri Anda menghadapi sebuah emosi negatif hari ini, bacalah kutipan dari Emerson. Apa Anda ingin kehilangan bahkan hanya semenit saja kebahagiaan?
Tekad hari ini:
Saya memilih kebahagiaan!
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunung Sempu, 12042010 0631-0638]
Dan tiba-tiba saja Anda sadar bahwa Anda telah membiarkan mereka begitu saja menyebut Anda sebagai idiot sebanyak 4 kali lagi!
Setiap kali Anda ingat apa yang telah mereka katakan, berarti Anda mengizinkan mereka menyebut Anda idiot. Di sinilah letak masalahnya.
Jika seseorang menyebut Anda idiot dan dengan segera Anda membiarkannya berlalu, maka ejekan tersebut tidak akan mengusik Anda. Di sinilah letak solusinya.
Mengapa membiarkan orang lain mengendalikan kebahagiaan Anda?
=Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya - Ajahn Brahm=
[Gunung Sempu, 11042010 1829-1835]
Selamat pagi! Saya sudah mengetahui kalau salah satu tantangan terbesar dalam kehidupan adalah melepaskan kendali.
Beberapa tahun yang lalu, saya akhirnya dengan perlahan menyadari bahwa satu-satunya orang yang bisa saya kendalikan adalah diri saya sendiri. Ada banyak orang yang ingin saya bantu atau pengaruhi, tapi pada umumnya, saya hanya bisa memberikan yang terbaik dari diri saya. Setiap orang bisa menerimanya atau meninggalkannya. Saya tidak bertanggung jawab atas keputusan atau tindakan orang lain.
Walaupun melepaskan kendali itu sangat sulit, namun hal itu juga sangat membebaskan. Rasanya seolah bebean berat di angkat dari pundak saat Anda benar-benar menyerap fakta bahwa Anda hanya bertanggung jawab atas Anda sendiri. Semakin sedikit waktu yang Anda habiskan untuk mencoba mengendalikan situasi eksternal, semakin banyak waktu yang bisa Anda habiskan untuk memberikan diri Anda pada saat sekarang ini.
Giliran Anda:
Dalam cara apa Anda berusaha untuk mengerahkan kendali dalam kehidupan Anda? Bagaimana rasanya melepaskan kendali itu?
Tekad hari ini:
Saya memberikan yang terbaik dari diri saya pada dunia, tanpa kebutuhan untuk mengendalikan apa yang saya terima sebagai balasannya.
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunung Sempu, 11042010 1026-1039]
Orang optimis melihat kesempatan di setiap kesulitan."--Winston Churchill.
Selamat pagi! Tidak mengejutkan lagi bahwa rahasia untuk mendapatkan kehidupan yang kaya, penuh dan bahagia terletak di kalimat kedua kutipan ini. Setiap kali kita menghadapi sebuah kesulitan, kita mempunyai 2 pilihan:layu atau berkembang. Semua begitu sederhana. Kita bisa mengeluhkan kesulitan itu, menganalisisnya, tidak menyukainya, berpikir kalau itu tidak adil atau tidak sesuai--dan kita mungkin benar. Tapi, itu tidak masalah. Entah kita salah atau benar, kesulitan itu tetap ada. Kita bisa membuat kesulitan itu sebagai patung dalam kehidupan kita dengan memfokuskan diri padanya, atau kita bisa menghancurkannya dengan cara mengembangkan diri kita dan melewatinya.
Konsep ini bisa diterapkan untuk semua kesulitan--bukan hanya "hal-hal kecil." Saudara saya satu-satunya meninggal tiba-tiba saat saya berusia 23 tahun. Dia adalah kakak lelaki dan seorang figur ayah bagi saya, karena orangtua saya bercerai sesaat setelah saya lahir dan saya tidak berhubungan dengan ayah saya. Sebagian dari diri saya ingin "menjadi layu." Sebagian dari diri saya ingin menyerah, ingin mengutuk apa yang terasa tidak benar atau tidak adil. Kami adalah keluarga kecil yang terdiri dari 3 orang dan sekarang keluarga kami hanya tinggal 2 orang saja dan semua itu tampak tidak adil. Namun, sesuatu di dalam diri saya menolak untuk melemah.
Saya menggunakan pengalaman itu untuk menciptakan sebuah buku guna membantu orang lain yang berjudul, I Wasn't Ready to Say Goodbye:Surviving, Coping, and Healing after the Sudden Death of a Loved One. Pada saat itu (tahun 2000), tidak ada buku semacam itu. Saya mengarang buku itu bersama dengan seorang doktor yang saya kenal, Pamela J. Blair. Hanya sedikit yang saya ketahui saat Caleb meninggal kalau Amerika Serikat akan menghadapi tragedi dan kejutan dari kejadian 9/11. Buku ini menjadi buku tentang kesedihan yang laris di pasaran, dan saya menerima banyak surat, telkepon, dan e-mail dari mereka yang kehilangan keluarga dan teman pada serangan teroris itu. Sejak saat itu, saya terus menerima banyak surat yang menyentuh hati saya. Apakah ini semua membuat kematian kakak lelaki saya "benar" atau "adil"? Tentu saja tidak! Tapi, semua ini memberinya arti dan tujuan. Saya tidak "melemah" karena kematian kakak saya, namun saya mengambil pengalaman ini dan menggunakannya untuk membantu ribuan orang.
Cerita itu adalah contoh untuk menjadi seorang optimis yang sesungguhnya. Kita bukannya mengabaikan atau berpura-pura kalau tidak ada keburukan, tapi saat kita menghadapi hal buruk, kita menciptakan sesuatu yang lebih besar yang lebih penting. Meskipun kita mungkin kehilangan orang-orang yang kita cintai, harta benda, cinta, teman, kemampuan fisik--ada satu hal yang tidak akan pernah hilang dari diri kita:harapan!
Giliran Anda:
Di mana Anda melihat kesulitan, bukannya kesempatan? Bagaimana rasanya memindahkan patung batu "kesulitan" dan menggantikannya dengan tanah subur tempat harapan tyumbuh? Apa yang bisa Anda lakukan hari ini untuk mulai menghancurkan patung itu?
Tekad hari ini:
Saya menyapa setiap kesempatan dengan harapan.
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunung Sempu, 10042010 0630-0645]
Selamat pagi! Mari kita mulai pagi ini dengan sebuah pertanyaan permainan peran sederhana. Anda kehilangan kunci mobil Anda. Apa yang Anda lakukan? Tebakan saya, Anda akan mencari kunci itu. Sekarang, katakan saja kalau Anda sudah mencari selama 10 menit dan tidak bisa menemukannya. Apa Anda akan berhenti mencari dan memutuskan untuk tidak pernah lagi menggunakan mobil Anda? Atau Anda terus mencari? (Saya akan membuat tebakan penuh pelajaran lain bahwa Anda akan terus mencari.)
Kenapa tidak memperlakukan mimpi-mimpi Anda seperti kunci Anda itu? Jangan menyerah hanya karena Anda tidak menemukan mereka dalam waktu 10 menit. Mimpi-mimpi Anda jelas jauh lebih bernilai dari sebuah mobil.
Giliran Anda:
Hari ini, habiskan lebih banyak waktu untuk mencari secara aktif, dan carilah langkah berikutnya untuk mencapai tujuan atau mimpi-mimpi Anda.
Tekad hari ini:
Saya secara terus menerus maju mendekati mimpi saya.
Pertanyaan renungan:
Mimpi dan tujuan apa yang sudah Anda ubah dalam jangka pendek?
Diperkirakan rata-rata orang menghabiskan lebih dari 50 jam perharinya untuk mencari barang-barang yang hilang. Apa yang mungkin Anda temukan jika Anda menghabiskan waktu sebanyak itu untuk mewujudkan mimpi Anda?
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunung Sempu, 09042010 0615-0624]
Selamat pagi! Ketika kita terjebak dalam lintasan lari kehidupan, mudah bagi kita untuk lupa menghitung berkah yang sudah kita terima. Dalam bukunya yang berjudul Simple Abundance, Sarah Ban Breathnach memperkenalkan Jurnal Terima Kasih, sebuah buku khusus untuk mencatat apa yang Anda syukuri setiap harinya. Menggunakan sebuah jurnal untuk mencatat rasa terima kasih kita setiap hari bisa membantu kita tetap "dalam saat ini" dan mengetahui berkah tak terhingga yang kita masing-masing miliki.
Akan tetapi, penggunaan umum dari Jurnal Terima Kasih ini hanyalah langkah awalnya. Langkah berikutnya adalah untuk menyatakan rasa terima kasih kita. Ketika kita memberi tahu seseorang bagaimana mereka sudh membantu atau memengaruhi kita, kita tidak hanya menarik lebih banyak "perilaku baik" dalam kehidupan kita, tapi kita juga bisa menghangatkan hati orang tersebut. Kita mendorong mereka untuk menawarkan sikap baik yang sama pada orang lain. Inilah bagaimana tindakan berterima kasih yang sederhana bisa mempunyai kapasitas untuk mengubah dunia.
Kadang, kita lupa untuk mengucapkan terima kasih. Kita mungkin berpikir, "Oh. orang itu sudah tahu kalau apa yang dilakukannya penting." Atau kita menjadi "terlalu sibuk" untuk menmgirimkan e-mail ucapan terima kasih, kartu, atau telepon. Ketika kita bersikap seperti itu, kita meninggalkan lingkaran terima kasih menjadi tidak sempurna. Mungkin saja orang yang menawarkan kebaikan itu terinspirasi untuk bersikap baik karena Anda. Apresiasi dan terima kasih Anda menjadi katalisator untuk mendorong mereka mengulangi perilaku tersebut. Ingatlah bahwa ketika kita memuji atau menghargai sebuah perilaku, seseorang cenderung akan mengulangi perilaku tersebut.
Giliran Anda:
Siapa beberapa orang yang menawarkan kebaikan pada Anda minggu ini atau orang yang padanya Anda berterima kasih? Luangkan waktu untuk mengucapkan terima kasih dengan jelas pada 3 orang yang membuat perbedaan dalam kehidupan Anda--atau minggu-minggu yang sudah berlalu. Setelah Anda melengkapi daftar terima kasih Anda setiap harinya, pastikan untuk mengekspresikan "terima kasih" Anda pada mereka di mana pun Anda bisa.
Tekad hari ini:
Saya mempunyai hati yang penuh rasa terima kasih dan mengekspresikan terima kasih saya pada mereka yang mempunyai pengaruh pada diri saya.
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunung Sempu, 08042010 0627-0638]
Selamat pagi! Betapa saya sangat berharap untuk mengenal atau bertemu dengan Walt Disney! Setiap kali saya mengunjungi Orlando, saya menyusuri pameran dari kehidupan lelaki itu dan cerita tamannya. Bagi mereka yang tidak mengetahui, Mickey Mouse dilahirkan di sebuah notepad saat Walt berada di dalam sebuah kereta dari Manhattan ke Hollywood. Saat itu, usahanya sedang berada dalam kondisi terendah. Mickey Mouse menjadi katalisator dari banyak hal-hal hebat dalam kehidupan Disney. Dari waktu ke waktu, Walt Disney mempertaruhkan keamanannya untuk berkembang. Dia akan "mempertaruhkan semuanya" pada takdir yang ada dalam penglihatannya--dia bertaruh banyak pada seekor tikus. Dia juga berkata:
Entah bagaimana, saya tidak bisa memercayai bahwa ada suatu ketinggian yang tidak bisa diukur oleh seorang lelaki yang mengetahui rahasia mewujudkan mimpi. Rahasia istimewa ini, bagi saya, bisa dirangkum dalam 4 K (4 C). Mereka adalah KEINGINTAHUAN (Curiosity), KEPERCAYAAN DIRI (Confidence), KEBERANIAN (Courage) dan KETEGUHAN HATI (Constancy). Dan yang terbaik dari itu semua adalah kepercayaan diri. Ketika Anda memercayai sesuatu, percayalah dengan sepenuh hati, dengan mutlak, dan tanpa keraguan!
Walt Disney berpidato di mana-mana, menghidupkan 4 K itu lagi dan lagi. Saat kita mengejar mimpi kita sendiri, ingatlah pentingnya:
- Keingintahuan : Tanyakan beberapa pertanyaan, tutup amplopnya. dan bermimpi besarlah.
- Kepercayaan diri : Percaya pada diri dan visi Anda sendiri, jangan pedulikan apa yang dipikirkan orang lain.
- Keberanian : Berusahalah mengatasi ketakutan, bukannya dihalangi olehnya.
- Keteguhan hati : Bangkitlah setiap hari dan lakukan lagi.
Dengan menghidupkan 4 hal ini, kita bisa menggemakan kutipan Disney favorit saya lagi : "Rasanya menyenangkan melakukan HAL YANG TIDAK MUNGKIN."
Giliran Anda :
Tuliskan 4 hal ini di sebuah kartu atau lembaran yang menempel dan letakkan di tempat Anda bisa melihatnya setiap hari. Berusahalah untuk menerapkan prinsip ini ke dalam mimpi keseharian Anda.
Tekad hari ini:
Saya mengaitkan mimpi saya dengan keingintahuan, kepercayaan diri, keberanian dan keteguhan hati!
=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=
[Gunung Sempu, 07042010 0630-0641]


