01062010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Saat kita 'menghabiskan' diri kitalah, kita menjadi kaya"--Sarah Bernhardt.

Selamat pagi! Saya tidak bisa membayangkan kalimat yang lebih jujur daripada ini. Menjadi kaya bukanlah masalah mempunyai uang. Itu adalah masalah mengalami kehidupan, menikmati saat itu, melibatkan diri Anda dengan anak, keluarga, dan teman Anda. Itu lebih menyangkut ke penyebab dari hal-hal yang penting bagi Anda, mempelajari ide-ide baru, menjaga pikiran yang terdidik, merasakan dengan hati Anda--itu adalah kekayaan yang bisa diukur dari sebuah kehidupan yang penuh--bukan yang Anda "bawa ke bank."



Giliran Anda:

Luangkan waktu untuk merenungkan "kekayaan" sesungguhnya dalam hidup Anda. Apa yang membuat Anda bahagia? Apa yang Anda hasratkan? Pastikan dan luangkan waktu hari ini dan setiap hari untuk mendapatkan kekayaan yang sebenarnya dalam hidup Anda.



Tekad hari ini:

Saya menginvestasi waktu dan hasrat saya setiap hari untuk "kekayaan sesungguhnya" dalam hidup saya.



Pertanyaan Renungan:

Kekayaan apa yang ada dalam hidup Anda? Mulailah menyusun sebuah daftar dalam jurnal Anda. Tantang diri Anda untuk membuat daftar 50 kekayaan di bulan Juni!



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Ruang Kerja Beranda, 01062010 0825-0832]

26042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Selalu meragukan kemampuan Anda untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan sama seperti berusaha sampai di timur dengan pergi ke arah barat."--Charles Baudouin.

Selamat pagi! Saya diyakinkan bahwa salah satu dari tempat umum kita mempraktekkan psikologi terbalik adalah pada diri kita sendiri! Beberapa minggu belakangan, saya membuat catatan dan inilah beberapa contohnya:

- Perokok yang mengatakan ingin berhenti merokok dan merincikan tentang rencananya berhenti merokok.
- Wanita yang mengatakan bahwa dia menginginkan cinta sejati dalam hidupnya, namun tetap berada dalam hubungan yang tidak memuaskannya.
- Profesional yang ingin mencapai puncak, tapi selalu melihat ke arah jam dan tidak pernah bekerja semenit selama 40 jam per minggu.
- Orangtua yang menginginkan komunikasi lebih baik dengan anak mereka tapi tak punya waktu untuk berbicara.
- Seniman yang mempunyai kebutuhan untuk mengekspresikan dirinya tapi tak pernah meluangkan waktu untuk kreativitas.

Saya yakin Anda bisa menambahkan beberapa poin lagi ke dalam daftar ini.

Betapa bodohnya kita hidup dalam kontradiksi semacam ini dalam hidup kita dan kemudian bertanya-tanya, "apa yang mengganggu saya," atau "kenapa saya merasa tidak puas?"

Saya tidak mengatakan bahwa saya tidak pernah melakukan hal seperti itu dalam hidup saya sendiri --saya pernah melakukannya! Saya tahu persis apa masalahnya--saya tidak mengambil tindakan yang mendukung hasrat saya. Dan saya tahu hanya ada 1 cara untuk memperbaikinya. Entah melunturkan hasrat itu (yang sangat tidak mungkin jika hasrat itu sangat sungguh-sungguh Anda rasakan) atau memperbaiki tindakan yang Anda lakukan.

Jika kita tidak melakukannya, kita akan berakhir seperti kutipan hari ini--selalu pergi ke arah timur sementara kita ingin ke barat atau sebaliknya. Tentu saja, jika kita mengasumsikan Anda pergi ke arah timur cukup lama, Anda akhirnya akan sampai di barat--dengan menempuh perjalanan berat, panjang, dan tidak langsung ke tujuan--dan sangat membuang-buang waktu!



Giliran Anda:

Nyalakan lampu sorot dalam kehidupan Anda. Hasrat apa yang benar-benar Anda inginkan di mana tindakan yang Anda lakukan berlawanan dengan hasrat tersebut? Siapa yang Anda salahkan untuk hal itu? Apa yang Anda catat dari hal itu? Bisakah Anda melihat kebebasan yang Anda peroleh dari mengambil tanggung jawab dan memperbaiki tindakan Anda? Putuskan apakah Anda sudah mengembangkan hasrat itu atau apakah tindakan Anda salah. Kemudian, sesuaikanlah berdasarkan keputusan itu.



Tekad hari ini:

Saya memiliki semua masalah saya. Saya memiliki semua SOLUSI saya!


=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 26042010 0644-0657]

25042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

“Ketika Anda menghadapi bukit untuk didaki, jangan berpikir bahwa menunggu bisa membuat bukit itu lebih kecil.”—H. Jackson Brown.

Selamat pagi! H. Jackson Brown jelas menyentuh banyak pihak dengan kutipan itu—termasuk diri saya sendiri! Saya tidak yakin kenapa, ketika sesuatu terlihat sulit, menunggu tampak seperti ide yang bagus. Entah bagaimana, kita meyakinkan diri kita sendiri kalau kita akan mendapatkan peralatan atau sumber daya yang bisa membuat kita mendaki lebih mudah. Tapi, hal seperti itu jarang sekali terjadi dalam kehidupan. Waktu yang sempurna tidak pernah datang. Sebaliknya, kita biasanya merasa lebih takut untuk mendaki bukit itu—dan kita sering kali memilih jalan lain—meskipun yang kita butuhkan adalah mendaki bukit tersebut.

Satu hal yang sudah saya pelajati untuk dilakukan, pertama dalam bisnis, dan sekarang dalam kehidupan pribadi saya adalah jangan pernah lari dari bukit itu! Sperti apa pun bukitnya, ambillah langkah pertama.

Perbandingan paling mudah yang bisa saya berikan pada Anda adalah ketika saya mendaki Gunung St. Helens. Gunung itu terlihat amat sangat tinggi ketika saya berada di dasarnya. Tapi, coba Anda tebak? Setelah saya melangkah pertama kali, gunung itu tidak terlihat terlalu tinggi lagi. Dan setelah langkah-langkah saya yang berikutnya, saya tahu saya sudah membuat komitmen untuk melalui petualangan itu. Tidak ada jalan untuk memutar ke belakang. Setelah melangkah selama satu jam, ketinggiannya semakin tidak terasa.

Giliran Anda:

Ketika Anda menghadapi sebuah gunung atau bukit dalam kehidupan Anda, janganlah berbalik. Segera ambil langkah pertama. Dengan melakukan itu, Anda membuat sebuah komitmen dan, dalam satu langkah mudah, Anda sudah mengurangi jumlah langkah yang harus Anda lakukan untuk mendaki bukit di depan Anda.

Tekad hari ini:

Puncak beberapa bukit paling terjal dalam hidup Anda menawarkan pemandangan yang terbaik.

=365 Hari Berpikir Positif – Brook Noel=

[Gunung sempu, 25042010 0656-0708]

24042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

“Menunda sampai besok apa yang Anda inginkan bisa membuat Anda mati tanpa melakukan apa pun.”—Pablo Picasso.

Selamat pagi! Seperti yang banyak dari Anda sekalian sudah ketahui, saya menyukai kutipan Pablo Picasso dan selalu bersemangat untuk menemukan sesuatu yang baru dan berharga. Walaupun kita sudah pernah mendengar banyak versi dari pesan ini... “buatlah setiap hari berharga” atau “hari inilah yang terpenting,” bagi saya, kutipan ini tampaknya bisa merangkum pesan itu ke dalam perspektif baru.

Ketika saya pertama kali membacanya, saya berpikir dalam hati: Apa ada sesuatu di hari ini yang harus saya mulai atau tinggalkan untuk memastikan hal itu terlihat di masa depan? Apa ada sesuatu yang begitu penting yang harus saya mulai prosesnya hari ini? Apakah ada orang yang saya pikirkan untuk bertemu dengannya, atau menelponnya, atau berbagi dengannya, yang saya rencanakan untuk menghadapi mereka “nanti”? Apakah semua orang itu tahu bagaimana perasaan saya, atau apakah saya harus menelpon seseorang hari ini? Dan apa yang sedang saya lakukan hari ini yang bisa saya tinggalkan untuk memberikan tempat bagi hal-hal yang tidak ingin saya tinggalkan?

Gilran Anda:

Renungkan kutipan hari ini. Lakukan satu hal lagi yang benar-benar penting hari ini dibandingkan yang akan Anda lakukan sebelumnya jika Anda tidak membaca Good Morning.

Tekad hari ini:

Setiap hari, saya memfokuskan diri pada apa yang benar-benar penting.

Lebih dalam lagi:

Pada sebuah halaman kosong dalam jurnal atau kalender Anda, buatlah daftar dari apa pun yang sudah Anda tunda untuk hari lain. Kapan pun Anda punya waktu luang, lihatlah daftar ini dan bertindaklah.

=365 Hari Berpikir Positif – Brook Noel=

[Gunung Sempu, 24042010 0650-0655]

22042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Akan selalu ada waktu di mana Anda merasa patah semangat. Saya juga berulang kali merasa putus asa dalam hidup saya, tapi saya tidak akan mempertahankan rasa itu;Saya tidak akan menanggapinya. Saya tidak akan mengizinkan rasa itu ada dalam diri saya."--Clarissa Pinkola Ester.

Selamat pagi! Saya menyukai penekanan di dalam kata-kata Ester. Perbedaan di dalam suasana hati kita--antara tertekan dan gembira--berada dalam emosi yang kita pilih untuk tanggapi.

Kita semua merasakan banyak emosi tiap harinya. Tapi, terserah pada diri kitalah untuk memilih mana yang kita izinkan berada dalam pikiran kita. Apakah kita membiarkan suara kritis ada di sana? Suara mendukung? Keraguan? Kebahagiaan?



Giliran Anda:

Gambarlah sebuah lingkaran dengan 5 buah kursi di sekitarnya. Apa emosi, pikran, atau perasaan yang dominan dalam pikiran Anda sekarang? Tuliskan masing-masing pada tiap "kursi" yang Anda gambar. Kemudian, buatlah sebuah kursi besar dalam gambar Anda. Di situlah Anda duduk. Apakah Anda bisa melihat bagaimana kursi yang lainnya mencerminkan perasaan Anda hari ini?



Tekad hari ini:

Saya hanya menanggapi pikiran dan emosi yang menguatkan.



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 22042010 0555-0603]

21042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Untuk bisa dilalui, Anda harus berbaring."--Brian Weir.

Selamat pagi! Ketika kita mendapati diri kita kelelahan, gelisah atau tertekan, kita harus melampaui korban mentalitas kita dan menanyakan beberapa pertanyaan dasar. Apakah kita berdiri tegak? Apakah kita berpikir dengan cara sehat? Apakah kita menjauhi orang-orang beracun sebisa mungkin?

Ketika kita terluka dan merasa sakit, sebelum kita menunjuk ke orang lain, kita harus menunjuk pada diri kita sendiri. Bagaimana kita bisa sampai ke tempat ini? Apa peranan kita dalam keadaan yang kita alami saat ini? Seperti yang dikatakan oleh kutipan ini, kita harus berbaring untuk bisa dilalui.

Mengambil tanggung jawab sangat melegakan karena kita mempunyai kekuatan untuk mengendalikan takdir kita. Namun, itu juga bisa menjadi menakutkan, karena menyalahkan adalah selimut keamanan yang membuat kita bisa bersembunyi dan bukannya menyambut pesan perubahan. Tapi, selimut keamanan menyalahkan itu cepat lapuk, punya banyak lubang, dan tidak akan melindungi kita untuk jangka waktu yang lama. Tanggung jawab dan perybahan bagaikan jarum dan benang--dengan mereka, kita bisa menjahit sebuah selimut yang cukup besar untuk melindungi diri kita dan orang-orang yang kita sayangi.



Giliran Anda:

Dalam setiap situasi, baik, buruk atau di antaranya, sadarilah peran dan pengaruh Anda. Pelajari pola pikir Anda (baik atau buruk). Kewaspadaan adalah langkah awal menuju tanggung jawab dan perubahan.



Tekad hari ini:

Saya melepaskan kebutuhan untuk menyalahkan dari kehidupan saya.


=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 21042010 0618-0624]

19042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Kebanyakan orang lebih memilih memastikan diri mereka menderita dibandingkan mengambil risiko untuk bahagia."--Robert Anthony.

Selamat pagi! Kutipan ini sangatlah penting, meskipun berat untuk dibaca dan direnungkan. Apakah mungkin bahwa beberapa orang lebih memilih untuk menderita dibandingkan mengambil risiko untuk bahagia? Lihatlah ke sekitar. Anda akan melihat semua bukti yang Anda perlukan untuk memahami kebenaran kutipan ini.

Namun, mengapa demikian? Mengapa seseorang memilih untuk menderita, atau memilih untuk tidak membuat perubahan positif? Jawabannya sangatlah sederhana. Perubahan itu menakutkan bagi banyak orang. Perubahan positif membutuhkan pelepasan sikap menyalahkan. Masalah dan tantangan hidup yang kita hadapi tidak bisa disebabkan oleh kesalahan orang lain. Kita harus memilikinya. Kita harus memilih untuk melewati semuanya.

Kenapa kita tidak bisa membuat pilihan mengambil risiko untuk mendapatkan kebahagiaan? Yah, bagaimana jika kita tidak melakukannya dengan benar? Bagaimana jika kita gagal? Walaupun itu adalah pertanyaan yang valid, saya mendorong Anda untuk menanyakan sebuah pertanyaan yang lebih penting:Jika Anda mencoba, dan semua tidak berakhir seperti keinginan Anda, tempat terburuk Anda kembali adalah tempat di mana Anda memulai. Di sisi lain, jika Anda berhasil (dan saya tahu Anda bisa), di mana Anda akan berada?



Giliran Anda:

Bagaimana Anda menghindar dalam hidup Anda untuk melarikan diri dari tanggung jawab menciptakan kebahagiaan? Apa yang akan terjadi jika Anda melakukan lompatan hari ini dan melepaskan keinginan menghindar dan menyalahkan itu?



Tekad hari ini:

Saya melompat ke arah kebahagiaan!



Pertanyaan Renungan:

2 Inspirasi Good Morning yang terakhir berfokus pada kebahagiaan. Luangkan waktu untuk merenungkan pertanyaan ini mengenai tingkat kebahagiaan Anda terhadap kehidupan. Dalam skala 1 sampai 10, berapa Anda akan mengukur kebahagiaan perilaku Anda kemarin dan hari ini? Apa 10 aktivitas yang membuat Anda bahagia? Seberapa sering Anda meluangkan waktu untuk aktivitas ini selama seminggu?


=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 19042010 0555-0614]

15042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Ketika masalah muncul, janganlah marah, INGIN TAHULAH!"--Anonim.

Selamat pagi! Saya selalu menjadi seseorang yang bertanya. Teman-teman saya akan memberi tahu Anda bahwa kapan pun saya bertemu dengan seseorang, saya selalu menanyakan begitu banyak pertanyaan pada mereka sehingga mereka sering berpikir saya adalah seorang pengacara. Saya bukan seorang pengacara--tapi saya adalah seorang pencari pengetahuan. Saya suka mempelajari tentang orang, tempat, dan apa pun. Saya suka mengamati bagaimana orang berpikir, kenapa sesuatu ada dan bagaimana mereka ada di sana.

Kutipan hari ini menekankan pentingnya "pertanyaan" dalam kehidupan kita. Saya pikir, satu hal yang darinya kita bisa menarik keuntungan adalah dengan menanyakan lebih banyak pertanyaan. Ketika sesuatu berjalan dengan salah, daripada merasa kesal, kita bisa bertanya : Bagaimana ini bisa terjadi? Kenapa ini terjadi? Apakah saya turut menyebabkan hal ini? Apakah ada sesuatu yang bisa saya lakukan dengan berbeda? Apa cara lain untuk menyelesaikan keadaan ini? Pertanyaan yang ada banyak sekali dan mereka jauh lebih produktif daripada kemarahan.



Giliran Anda:

Hari ini, cobalah untuk menanyakan 100 pertanyaan, baik mengenai diri Anda sendiri atau mereka yang ada di sekitar Anda. Di penghujung hari, evaluasilah berapa banyak yang sudah Anda pelajari dengan memiliki perilaku "bertanya" dibandingkan perilaku "Saya sudah tahu jawabannya."



Tekad hari ini:

Setiap hari saya mempelajari sesuatu yang baru.

=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 15042010 0617-0634]

14042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Saya menginginkan 150 bunga di kamar tidur saya..."--Seorang gadis berusia 5 tahun.

Selamat pagi! Pembaca bernama Sarah B. membagi cerita berikut yang ingin saya ceritakan lagi pada Anda.

Saya hanya ingin membag pengalaman saya mendaki gunung dengan teman dan anak-anaknya kemarin (di sini sangat indah). Putrinya yang berusia 5 tahun bersenang-senang berlarian memetik bunga dandelion dan meniupkan keinginannya. Saya pastinya mendengar gadis itu dengan mudahnya membuat lebih dari 25 keinginan yang sangat kreatif, spontan, dan sepenuh hati:Saya ingin berlari kencang seperti angin; Saya ingin 150 bunga di kamar tidur saya; Saya ingin berdansa seperti Cinderella; Saya ingin saya bisa pergi ke hutan setiap hari untuk membaca... Itu adalah keinginan-keinginan yang sangat mengagumkan bagi seorang gadis berusia 5 tahun dan saya mendapati diri saya mengucapkan keinginan bersamanya. Anak-anak dengan mudahnya mengarahkan kita ke kebahagiaan yang tak terhalangi itu. Saya pikit, saya akan menantang diri saya sendiri untuk membuat sebuah daftar berisi 25 keinginan hari ini."



Giliran Anda:

Hari ini, mulailah daftar keinginan Anda sendiri.



Tekad hari ini:

Saya menginginkan hal-hal yang hebat.


=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunbung Sempu, 14042010 0620-0632]

13042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Pada beberapa hari, tidak akan ada sebuah lagu dalam hatimu. Tetaplah bernyanyi!"--Emory Austin.

Selamat pagi! Oh, kebenaran dalam pernyataan Emory... betapa saya berharap tidak seperti itu! Tapi, hal itu benar--kita secara alami mempunyai saat-saat "tinggi" dan "rendah", dan pada beberapa hari, tidak ada sebuah lagu dalam hati kita. Jadi, apa yang kita lakukan pada hari-hari itu? Bagaimana kita merangkul kehidupan dan bersikap positif pada hari-hari di mana "kerlip" itu tidak ada? Kita melakukan seperti apa yang disarankan Emory--kita tetap bernyanyi. Dan kita bernyanyi cukup keras untuk menyalakan kembali kerlip itu.

Salah satu yang diungkap oleh terapi kognitif adalah ketika kita secara konsisten "bertindak seolah", kita akan "menjadi." Kadang, kita harus memaksakan sebuah perilaku untuk melakukannya secara konsisten guna menginternalisasikannya. Pada "masa-masa rendah" kita, lebih penting bagi kita dari sebelumnya untuk membiasakan perilaku yang melawan kenegatifan dalam pikiran kita dan kesedihan dalam jiwa kita.

Anda tidak harus menerima sebuah hari yang sedang-sedang saja. Anda tidak harus menerima sebuah kehidupan yang sedang-sedang saja. Sebaliknya, saya mendorong Anda untuk tidak menerima apa pun selain yang terbaik. Tentu saja, Anda akan menghadapi hari-hari yang dimulai dengan "rendah." Lawanlah! Bernyanyilah! Dalam setiap momen yang diberikan, Anda mempunyai kekuatan untuk mengubah hari Anda. Anda pasti sudah mendengar kutipan "berpura-puralah sampai Anda berhasil." Pada hari-hari "rendah" itu, teriakkan tekad Anda. Tuliskan tekad itu terus menerus. Meskipun mereka tidak terasa tulus, teruslah mengucapkannya. Kata-kata kita mempunyai kekuatan, dan mereka mempunyai kekuatan untuk mengubah hal yang sedang-sedang saja menjadi luar biasa.



Giliran Anda:

Tuliskan kutip[an ini di belakang sebuah kartu nama dan masukkan dalam dompet Anda. Biarkan kartu itu berlaku sebagai pengingat untuk menemukan sesuatu untuk "dinyanyikan" setiap harinya.



Tekad hari ini:

Saya mempunyai kekuatan untuk mengubah hal yang sedang-sedang saja menjadi LUAR BIASA!


=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 13042010 0629-0652]

12042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Setiap menit Anda merasa marah, Anda kehilangan 60 detik kebahagiaan."--Ralph Waldo Emerson.

Selamat pagi! Saya tidak bisa menemukan alasan lain yang lebih baik untuk menghadapi dan melewati amarah, kegelisahan, rasa takut, dan emosi negatif lainnya dibandingkan yang ditawarkan oleh Emerson. Setiap kali kita merasakan kemarahan, kita merampok kebahagiaan dari diri kita sendiri. Pada akhirnya, emosi negatif yang kita rasakan akan melukai diri kita paling banyak. Kita menjauhkan diri dari kebahagiaan dan kedamaian yang kita cari.

Baru-baru ini, saya makan malam bersama seorang teman yang sudah beberapa tahun tidak saya temui. Bertemu dengannya terasa sangat menyenangkan, tapi saya juga sedih mengetahui bahwa teman saya itu mengalami tahun-tahun yang buruk. Dia berjuang menghadapi banyak halangan dan tantangan, dan dia mengakui secara terang-terangan bahwa semangat yang dulu dia miliki mulai memudar. Dia membicarakan bagaimana dia takut untuk memercayai, dan betapa sulitnya untuk membuka diri. Dia bertanya pada saya:"Brook, kenapa aku harus mengambil risiko ketika banyak hal yang mungkin akan berjalan tidak baik?"

"Tapi, apa yang terjadi jika banyak hal yang berjalan dengan benar?" jawab saya. "Kau tidak bisa tahu itu jika kau tidak membuka dirimu pada dunia." Saya terus menantang pemikirannya dengan bertanya, "Apa hal terburuk yang mungkin terjadi? Mungkin kau akan menghadapai halangan lain--tapi kau sudah tahu kalau kau bisa mengalahkan mereka. Tapi, bagaimana jika hal berikutnya yang ditakdirkan menghampirimu adalah sesuatu yang hebat?"



Giliran Anda:

Ketika Anda mendapati diri Anda menghadapi sebuah emosi negatif hari ini, bacalah kutipan dari Emerson. Apa Anda ingin kehilangan bahkan hanya semenit saja kebahagiaan?



Tekad hari ini:

Saya memilih kebahagiaan!

=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 12042010 0631-0638]

Si Idiot

Seseorang menyebut Anda idiot. Maka Anda mulai berpikir "Bagaimana mereka bisa menyebutku idiot? Mereka tak berhak menyebutku idiot! Betapa kasarnya menyebutku idiot! Akan kubalas mereka karena telah menyebutku idiot!"

Dan tiba-tiba saja Anda sadar bahwa Anda telah membiarkan mereka begitu saja menyebut Anda sebagai idiot sebanyak 4 kali lagi!

Setiap kali Anda ingat apa yang telah mereka katakan, berarti Anda mengizinkan mereka menyebut Anda idiot. Di sinilah letak masalahnya.

Jika seseorang menyebut Anda idiot dan dengan segera Anda membiarkannya berlalu, maka ejekan tersebut tidak akan mengusik Anda. Di sinilah letak solusinya.

Mengapa membiarkan orang lain mengendalikan kebahagiaan Anda?

=Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya - Ajahn Brahm=

[Gunung Sempu, 11042010 1829-1835]

11042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Kehidupan berjalan apa adanya. Anda harus mengalir bersamanya. Berikan diri Anda pada saat itu. Biarkan hal itu terjadi."--Gubernur Jerry Brown.

Selamat pagi! Saya sudah mengetahui kalau salah satu tantangan terbesar dalam kehidupan adalah melepaskan kendali.

Beberapa tahun yang lalu, saya akhirnya dengan perlahan menyadari bahwa satu-satunya orang yang bisa saya kendalikan adalah diri saya sendiri. Ada banyak orang yang ingin saya bantu atau pengaruhi, tapi pada umumnya, saya hanya bisa memberikan yang terbaik dari diri saya. Setiap orang bisa menerimanya atau meninggalkannya. Saya tidak bertanggung jawab atas keputusan atau tindakan orang lain.

Walaupun melepaskan kendali itu sangat sulit, namun hal itu juga sangat membebaskan. Rasanya seolah bebean berat di angkat dari pundak saat Anda benar-benar menyerap fakta bahwa Anda hanya bertanggung jawab atas Anda sendiri. Semakin sedikit waktu yang Anda habiskan untuk mencoba mengendalikan situasi eksternal, semakin banyak waktu yang bisa Anda habiskan untuk memberikan diri Anda pada saat sekarang ini.



Giliran Anda:

Dalam cara apa Anda berusaha untuk mengerahkan kendali dalam kehidupan Anda? Bagaimana rasanya melepaskan kendali itu?



Tekad hari ini:

Saya memberikan yang terbaik dari diri saya pada dunia, tanpa kebutuhan untuk mengendalikan apa yang saya terima sebagai balasannya.

=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 11042010 1026-1039]

10042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Orang pesimis melihat kesulitan di setiap kesempatan.
Orang optimis melihat kesempatan di setiap kesulitan."--Winston Churchill.

Selamat pagi! Tidak mengejutkan lagi bahwa rahasia untuk mendapatkan kehidupan yang kaya, penuh dan bahagia terletak di kalimat kedua kutipan ini. Setiap kali kita menghadapi sebuah kesulitan, kita mempunyai 2 pilihan:layu atau berkembang. Semua begitu sederhana. Kita bisa mengeluhkan kesulitan itu, menganalisisnya, tidak menyukainya, berpikir kalau itu tidak adil atau tidak sesuai--dan kita mungkin benar. Tapi, itu tidak masalah. Entah kita salah atau benar, kesulitan itu tetap ada. Kita bisa membuat kesulitan itu sebagai patung dalam kehidupan kita dengan memfokuskan diri padanya, atau kita bisa menghancurkannya dengan cara mengembangkan diri kita dan melewatinya.

Konsep ini bisa diterapkan untuk semua kesulitan--bukan hanya "hal-hal kecil." Saudara saya satu-satunya meninggal tiba-tiba saat saya berusia 23 tahun. Dia adalah kakak lelaki dan seorang figur ayah bagi saya, karena orangtua saya bercerai sesaat setelah saya lahir dan saya tidak berhubungan dengan ayah saya. Sebagian dari diri saya ingin "menjadi layu." Sebagian dari diri saya ingin menyerah, ingin mengutuk apa yang terasa tidak benar atau tidak adil. Kami adalah keluarga kecil yang terdiri dari 3 orang dan sekarang keluarga kami hanya tinggal 2 orang saja dan semua itu tampak tidak adil. Namun, sesuatu di dalam diri saya menolak untuk melemah.

Saya menggunakan pengalaman itu untuk menciptakan sebuah buku guna membantu orang lain yang berjudul, I Wasn't Ready to Say Goodbye:Surviving, Coping, and Healing after the Sudden Death of a Loved One. Pada saat itu (tahun 2000), tidak ada buku semacam itu. Saya mengarang buku itu bersama dengan seorang doktor yang saya kenal, Pamela J. Blair. Hanya sedikit yang saya ketahui saat Caleb meninggal kalau Amerika Serikat akan menghadapi tragedi dan kejutan dari kejadian 9/11. Buku ini menjadi buku tentang kesedihan yang laris di pasaran, dan saya menerima banyak surat, telkepon, dan e-mail dari mereka yang kehilangan keluarga dan teman pada serangan teroris itu. Sejak saat itu, saya terus menerima banyak surat yang menyentuh hati saya. Apakah ini semua membuat kematian kakak lelaki saya "benar" atau "adil"? Tentu saja tidak! Tapi, semua ini memberinya arti dan tujuan. Saya tidak "melemah" karena kematian kakak saya, namun saya mengambil pengalaman ini dan menggunakannya untuk membantu ribuan orang.

Cerita itu adalah contoh untuk menjadi seorang optimis yang sesungguhnya. Kita bukannya mengabaikan atau berpura-pura kalau tidak ada keburukan, tapi saat kita menghadapi hal buruk, kita menciptakan sesuatu yang lebih besar yang lebih penting. Meskipun kita mungkin kehilangan orang-orang yang kita cintai, harta benda, cinta, teman, kemampuan fisik--ada satu hal yang tidak akan pernah hilang dari diri kita:harapan!



Giliran Anda:

Di mana Anda melihat kesulitan, bukannya kesempatan? Bagaimana rasanya memindahkan patung batu "kesulitan" dan menggantikannya dengan tanah subur tempat harapan tyumbuh? Apa yang bisa Anda lakukan hari ini untuk mulai menghancurkan patung itu?



Tekad hari ini:

Saya menyapa setiap kesempatan dengan harapan.


=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 10042010 0630-0645]

09042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Selama seseorang terus mencari, jawabannya akan datang."--Joan Baez.

Selamat pagi! Mari kita mulai pagi ini dengan sebuah pertanyaan permainan peran sederhana. Anda kehilangan kunci mobil Anda. Apa yang Anda lakukan? Tebakan saya, Anda akan mencari kunci itu. Sekarang, katakan saja kalau Anda sudah mencari selama 10 menit dan tidak bisa menemukannya. Apa Anda akan berhenti mencari dan memutuskan untuk tidak pernah lagi menggunakan mobil Anda? Atau Anda terus mencari? (Saya akan membuat tebakan penuh pelajaran lain bahwa Anda akan terus mencari.)

Kenapa tidak memperlakukan mimpi-mimpi Anda seperti kunci Anda itu? Jangan menyerah hanya karena Anda tidak menemukan mereka dalam waktu 10 menit. Mimpi-mimpi Anda jelas jauh lebih bernilai dari sebuah mobil.



Giliran Anda:

Hari ini, habiskan lebih banyak waktu untuk mencari secara aktif, dan carilah langkah berikutnya untuk mencapai tujuan atau mimpi-mimpi Anda.



Tekad hari ini:

Saya secara terus menerus maju mendekati mimpi saya.



Pertanyaan renungan:

Mimpi dan tujuan apa yang sudah Anda ubah dalam jangka pendek?
Diperkirakan rata-rata orang menghabiskan lebih dari 50 jam perharinya untuk mencari barang-barang yang hilang. Apa yang mungkin Anda temukan jika Anda menghabiskan waktu sebanyak itu untuk mewujudkan mimpi Anda?



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 09042010 0615-0624]

08042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Merasa bersyukur dan tidak mengekspresikannya sama seperti membungkus sebuah hadiah dan tidak memberikannya."--William Arthur Ward.

Selamat pagi! Ketika kita terjebak dalam lintasan lari kehidupan, mudah bagi kita untuk lupa menghitung berkah yang sudah kita terima. Dalam bukunya yang berjudul Simple Abundance, Sarah Ban Breathnach memperkenalkan Jurnal Terima Kasih, sebuah buku khusus untuk mencatat apa yang Anda syukuri setiap harinya. Menggunakan sebuah jurnal untuk mencatat rasa terima kasih kita setiap hari bisa membantu kita tetap "dalam saat ini" dan mengetahui berkah tak terhingga yang kita masing-masing miliki.

Akan tetapi, penggunaan umum dari Jurnal Terima Kasih ini hanyalah langkah awalnya. Langkah berikutnya adalah untuk menyatakan rasa terima kasih kita. Ketika kita memberi tahu seseorang bagaimana mereka sudh membantu atau memengaruhi kita, kita tidak hanya menarik lebih banyak "perilaku baik" dalam kehidupan kita, tapi kita juga bisa menghangatkan hati orang tersebut. Kita mendorong mereka untuk menawarkan sikap baik yang sama pada orang lain. Inilah bagaimana tindakan berterima kasih yang sederhana bisa mempunyai kapasitas untuk mengubah dunia.

Kadang, kita lupa untuk mengucapkan terima kasih. Kita mungkin berpikir, "Oh. orang itu sudah tahu kalau apa yang dilakukannya penting." Atau kita menjadi "terlalu sibuk" untuk menmgirimkan e-mail ucapan terima kasih, kartu, atau telepon. Ketika kita bersikap seperti itu, kita meninggalkan lingkaran terima kasih menjadi tidak sempurna. Mungkin saja orang yang menawarkan kebaikan itu terinspirasi untuk bersikap baik karena Anda. Apresiasi dan terima kasih Anda menjadi katalisator untuk mendorong mereka mengulangi perilaku tersebut. Ingatlah bahwa ketika kita memuji atau menghargai sebuah perilaku, seseorang cenderung akan mengulangi perilaku tersebut.



Giliran Anda:

Siapa beberapa orang yang menawarkan kebaikan pada Anda minggu ini atau orang yang padanya Anda berterima kasih? Luangkan waktu untuk mengucapkan terima kasih dengan jelas pada 3 orang yang membuat perbedaan dalam kehidupan Anda--atau minggu-minggu yang sudah berlalu. Setelah Anda melengkapi daftar terima kasih Anda setiap harinya, pastikan untuk mengekspresikan "terima kasih" Anda pada mereka di mana pun Anda bisa.



Tekad hari ini:

Saya mempunyai hati yang penuh rasa terima kasih dan mengekspresikan terima kasih saya pada mereka yang mempunyai pengaruh pada diri saya.



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 08042010 0627-0638]

07042010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Saya hanya berharap kita tidak kehilangan pandangan akan suatu hal--bahwa semua dimulai oleh seekor tikus"--Walt Disney.


Selamat pagi! Betapa saya sangat berharap untuk mengenal atau bertemu dengan Walt Disney! Setiap kali saya mengunjungi Orlando, saya menyusuri pameran dari kehidupan lelaki itu dan cerita tamannya. Bagi mereka yang tidak mengetahui, Mickey Mouse dilahirkan di sebuah notepad saat Walt berada di dalam sebuah kereta dari Manhattan ke Hollywood. Saat itu, usahanya sedang berada dalam kondisi terendah. Mickey Mouse menjadi katalisator dari banyak hal-hal hebat dalam kehidupan Disney. Dari waktu ke waktu, Walt Disney mempertaruhkan keamanannya untuk berkembang. Dia akan "mempertaruhkan semuanya" pada takdir yang ada dalam penglihatannya--dia bertaruh banyak pada seekor tikus. Dia juga berkata:

Entah bagaimana, saya tidak bisa memercayai bahwa ada suatu ketinggian yang tidak bisa diukur oleh seorang lelaki yang mengetahui rahasia mewujudkan mimpi. Rahasia istimewa ini, bagi saya, bisa dirangkum dalam 4 K (4 C). Mereka adalah KEINGINTAHUAN (Curiosity), KEPERCAYAAN DIRI (Confidence), KEBERANIAN (Courage) dan KETEGUHAN HATI (Constancy). Dan yang terbaik dari itu semua adalah kepercayaan diri. Ketika Anda memercayai sesuatu, percayalah dengan sepenuh hati, dengan mutlak, dan tanpa keraguan!

Walt Disney berpidato di mana-mana, menghidupkan 4 K itu lagi dan lagi. Saat kita mengejar mimpi kita sendiri, ingatlah pentingnya:
- Keingintahuan : Tanyakan beberapa pertanyaan, tutup amplopnya. dan bermimpi besarlah.
- Kepercayaan diri : Percaya pada diri dan visi Anda sendiri, jangan pedulikan apa yang dipikirkan orang lain.
- Keberanian : Berusahalah mengatasi ketakutan, bukannya dihalangi olehnya.
- Keteguhan hati : Bangkitlah setiap hari dan lakukan lagi.

Dengan menghidupkan 4 hal ini, kita bisa menggemakan kutipan Disney favorit saya lagi : "Rasanya menyenangkan melakukan HAL YANG TIDAK MUNGKIN."



Giliran Anda :
Tuliskan 4 hal ini di sebuah kartu atau lembaran yang menempel dan letakkan di tempat Anda bisa melihatnya setiap hari. Berusahalah untuk menerapkan prinsip ini ke dalam mimpi keseharian Anda.



Tekad hari ini:

Saya mengaitkan mimpi saya dengan keingintahuan, kepercayaan diri, keberanian dan keteguhan hati!



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=



[Gunung Sempu, 07042010 0630-0641]

30032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Ini adalah awal dari sebuah hari yang baru..."--dari selembar selipan kertas oranye di dalam map putri saya yang dibawa pulang.


Selamat pagi! Ketika putri saya duduk di kelas 5, saya mengosongkan mapnya yang dibawa pulang dan selembar kertas berwarna oranye jatuh ke bawah. Saya mengambil kertas kotak kecil itu dan membacanya. Kertas itu bertuliskan:

Ini adalah awal dari sebuah hari yang baru. Kau diberikan hari ini untuk digunakan semaumu. Kau bisa menyia-nyiakannya atau menggunakannya untuk kepentinganmu. Apa yang kau lakukan hari ini sangat penting karena kau menukarkan sehari dari hidupmu untuknya. Ketika hari esok tiba, hari ini akan pergi untuk selamanya;sebagai gantinya adalah sesuatu yang kau tinggalkan... Buatlah itu sesuatu yang bisa kau banggakan.

Saya tidak tahu dari mana kertas itu berasal dan saya lupa menanyakannya pada putri saya sebelum dia berangkat ke sekolah. Saya rasa, dari mana asalnya kertas itu tidak sepenting yang tertulis di atasnya. Betapa diberkatinya kita untuk mendapatkan hari yang baru ini. Mari kita manfaatkan sebaik mungkin. Mari kita tukar sehari dari kehidupan kita untuk membangun warisan harapan dan kebahagiaan.



Giliran Anda:

Luangkan beberapa waktu untuk memikirkannya tentang anugerah hebat hari ini. Apa yang bisa Anda lakukan untuk memaksimalkannya? Ketika hari esok tiba, anugerah apa yang akan Anda tinggalkan bersama dengan hari ini?



Tekad hari ini:

Hari ini saya meninggalkan sesuatu, dan itu adalah sesuatu yang saya BANGGAKAN!



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=


[Gunung Sempu, 30032010 0630-0640]

29032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Pergilah dengan penuh kepercayaan diri ke arah mimpi Anda; Jalani kehidupan yang Anda bayangkan. Ketika Anda menyederhanakan hidup Anda, hukum alam semesta akan menjadi lebih sederhana."--Henry David Thoreau.


Selamat pagi! Dengan musim semi yang sudah dimulai, saya sudah merapikan kekacauan dan menyederhanakan semua hal. Saya akhirnya sudah selesai dengan kekacauan dan sedang membereskan hal lain selain kertas! Perhiasan kecil, dan barang-barang lain--dimasukkan ke kantong sampah yang saya tarik ke luar untuk disumbangkan atau diberikan pada orang lain. Malam sebelumnya, saya masuk ke salah satu ruangan yang "sudah rapi" dan tercengang mendapati betapa enaknya ruangan itu terasa. Saya mempunyai ruang untuk berpikir, bahkan bisa berputar sekali jika saya mau.

Saya menyadari bahwa begitu keadaan di sekitar kita kacau, maka pikiran kita juga akan menjadi kacau. Saya bisa bersaksi bahwa kutipan hari ini benar adanya--baik jika diterapkan pada keadaan fisik di sekitar Anda, maupun dalam merapikan pikiran Anda.

Kita sering kali menjadi halangan bagi diri kita sendiri--terutama di dalam pikiran kita. Kita terbungkus di dalam sesuatu yang tidak bisa kita ubah atau yang sebenarnya tidak penting. Kita menghabiskan berjam-jam memikirkan sebuah situasi yang tidak memajukan diri kita atau membantu orang lain. Kita terkait dengan orang-orang yang negatif dan membiarkan kenegatifan mereka membayangi kita. Kita membuat hidup kita lebih rumit dari yang seharusnya. Ketika kita mengatur "pembersihan musim semi" pikiran kita dan mengenyahkan pola pikir yang tidak membawa keuntungan bagi kita, hidup akan menjadi lebih sederhana. Kadang kala, daripada kita harus berjuang, mendaki, lebih baik kita berputar, berjalan mengitari bukit dan mencari bukit yang lebih baik untuk didaki.



Giliran Anda:

Kapan Anda pernah membuat hidup lebih rumit dari yang seharusnya? Apa yang bisa Anda lakukan hari ini untuk mengembalikan fokus pikiran Anda menjadi lebih sederhana?



Tekad hari ini:

Setiap hari, saya memfokuskan diri di mana saya membuat sebuah perbedaan.



Pertanyaan renungan:

Peperangan apa yang sedang Anda lakukan dalam hidup Anda? Apakah ada sebuah pendakian yang lebih baik Anda hindari?



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=


[Gunung Sempu, 29032010 0717-0724]

28032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

“Bunyikan lonceng yang masih bisa berbunyi. Lupakan penawaran sempurna Anda. Selalu ada retakan dalam setiap hal, dari sanalah cahaya bisa masuk.”—Leonard Cohen.


Selamat siang! Saya tidak tahu bagaimana dengan Anda, tapi saya menganggap kutipan ini sangat melegakan. Kita semua tahu kalau tidak ada kesempurnaan, tapi banyak dari kita yang masih mengejarnya. Kutipan ini mendorong kita untuk menghentikan pengejaran itu. Sama seperti yang dibagi oleh Donna di sebuah e-mail untuk saya:

Ini adalah salah satu dari kutipan saya, karena itu tidak hanya mengingatkan saya kalau ketidaksempurnaan tidak bisa dihindari, tapi juga merupakan sebuah berkat, karena “dari sanalah cahaya bisa masuk.”

Ibu saya adalah seorang seniman. Saya sudah belajar banyak hal darinya selama kehidupan saya. Satu pelajaran khusus teringat di benak saya saat membaca kutipan ini. Ketika saya pertama kali belajar menggambar dan melukis di waktu kecil, saya terus memfokuskan diri pada “subjk” dan bisa dengan cepat merasa frustasi ketika gambar rusa saya lebih terlihat seperti sebuah truk yang jelek. Ibu saya menyemangati saya untuk berhenti melihat kea rah “objek” dan mulai melihat pada “ruangan di sekitarnya.” Dia menjelaskan bahwa objek fisik hanyalah sebagian kecil dari gambar itu—ruangan di sekitar objek itulah yang sesungguhnya memberikan arti pada objek itu sendiri. Melalui pelajaran itulah saya mulai belajar untuk melihat ke “keseluruhan gambar”—bukan hanya yang tampak jelas.

Ketika kita mengejar kesempurnaan, kita hanya melihat pada “yang tampak jelas.” Kita segera memotong semua keuntungan yang kita dapatkan dari “keseluruhan gambar”—dari lekukan garis saat belajar, dari kesalahan, dari ruang ketidaksempurnaan. “Keseluruhan gambar”-lah yang menciptakan sebuah kehidupan yang kaya. “Keseluruhan gambar” yang mengandung retakan-retakan yang membuat pembelajaran dan kehidupan bersinar masuk.

Giliran Anda:

Hari ini, lewatkan “yang tampak jelas” untuk melihat ke “keseluruhan gambar” dari setiap situasi yang Anda alami.

Tekad hari ini:

Saya melewatkan yang tampak jelas dan melihat ke “keseluruhan gambar.”

=365 Hari Berpikir Positif – Brook Noel=

[Gunung Sempu, 28032010 1337-1348]

27032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Jika kau membangunnya, mereka akan datang."--Field of Dreams.


Selamat pagi! April mengirimkan cerita menyenangkan ini beberapa hari yang lalu dan saya ingin membaginya dengan Anda. April menuliskan:
Dengan putri tertua kami tinggal di lantai dasar sampai dia menikah (selama satu tahun!!!) kami harus mempunyai sebuah sistem untuk surat-suratnya. Saya meminta suami saya menggantung gabus / papan tulis di dekat pintu ruang lantai bawah tanah dengan 2 buah kantong di bawahnya. Satu kantong untuk surat-surat putri saya, dan yang lainnya untuk spidol, paku payung, dsb., perlatan untuk papan tulis itu. Saya tidak berencana untuk menggunakannya sampai saya siap untuk "memulai" sistem saya. Keluarga saya mengambil alih begitu saja--pesan pertama berasal dari suami saya! Anak-anak juga sudah mulai menggunakannya--sebagai pusat pesan keluarga. Itu membuat saya berpikir tentang kutipan itu. Kami hanya menggantung papan itu--dan mereka menggunakannya! Terima kasih.

Kabar baiknya, April, bahwa Anda menggunakan papan itu SESEGERA MUNGKIN! Yang bahkan lebnih saya sukai dari cerita April adalah bagaimana keluarganya "merangkul" perubahan itu. Sering kali kita berpikir kalau sesuatu yang "baru" yang kita coba tidak akan diterima dengan baik, dan kita tidak memberikan keuntungan dari keraguan itu pada keluarga kita. Terbukalah pada kemungkinan bahwa mereka yang ada di sekitar kita mungkin juga siap untuk perubahan yang positif!



Giliran Anda:

Jangan pernah mengira bahwa Anda tahu bagaimana seseorang akan merespons terhadap sebuah rutinitas atau teknik baru. Berikan kesempatan pada semua orang untuk memformulasikan respons mereka sendiri. Anda mungkin akan sangat terkejut!



Tekad hari ini:

Saya memungkinkan perubahan positif pada mereka yang ada di sekitar saya.



Pertanyaan Renungan:

Di mana dalam hidup Anda pernah memprediksi bagaimana seseorang akan merespons dan tidak memberikan kesempatan pada orang itu untuk berbicara bagi dirinya sendiri?



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 27032010 0628-0642]

26032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Selalu terlalu cepat untuk berhenti."--Norman Vincent Peale.


Selamat pagi! Minggu lalu, saya dan ibu saya mendiskusikan bagaimana saat orang mendapatkan cadangan kekuatan dari sumber yang tidak diketahui--dan terus maju menantang hambatan--mereka mendapatkan kesuksesan. Hampir semua cerita kesuksesan mempunyai sebuah "dasar yang gelap," di mana berharap saja tampaknya sangat sulit--bahkan gila! Namun, pada masa-masa itulah kita mendapatkan kekuatan kita yang sesungguhnya dan mengembangkan kemampuan dan perilaku yang menghasilkan kesuksesan jangka panjang.

Ketika saya masih kecil, saya biasa membeli kutipan bijak yang menginspirasi pada sebuah pembatas buku, kartu dompet, dan sebagainya. Harganya tidak mahal dan selalu membuat saya tersenyum. Saya mempunyai sebuah kartu berwarna emas yang tebal yang bertuliskan sebuah puisi berjudul "Jangan Berhenti." Kartu ini sudah berumur sekitar 25 tahun sekarang, tapi pesannya tidak lekang zaman. Saya ngin membagnya dengan Anda pagi ini.

Jangan Behenti

Ketika semua menjadi rumit seperti yang biasanya terjadi.
Ketika jalan yang kau lalui semuanya mendaki.
Ketika dana sangat minim dan utang sangat banyak.
Dan kau ingin tersenyum, tapi kau harus mendesah.
Ketika rasa peduli sedikit menekanmu.
Istirahatlah, jika kau perlu, tapi jangan berhenti.
Hidup itu aneh dengan semua masalah dan kerumitannya.
Seperti yang kita semua kadang ketahui.
Dan banyak yang kemudian mengalami kegagalan.
Jika dia bisa menang, apakah dia akan melanjutkan:
Jangan berhenti meskipun langkah terlihat sangat pelan--
Kau bisa saja sukses dengan gebrakan yang lain.
Sukses adalah kebalikan dari gagal--
Tinta perak dari awan keraguan.
Dan kau tidak bisa mengetahui betapa dekatnya kau berada.
Mungkin saja sudah dekat saat terlihat mjasih sangat jauh:
Jadi teruslah berjuang saat kesulitan menyerang--
Saat keadaan terburuklah kau tidak boleh berhenti.
--Anonim.

Saya sudah menyimpan kartu ini dalam dompet hampir sepanjang hidup saya dan kembali melihatnya saat saya "mengalami kesulitan terburuk" untuk mengingatkan diri saya bahwa tidak apa-apa beristirahat, tapi jangan berhenti! Saya begitu lega bahwa saya tidak pernah menyerah mengejar mimpi saya. Jika begitu, saya tidak akan mendapatkan hak istimewa untuk berbagi dengan Anda semua hari ini.



Giliran Anda:

Cetaklah puisi hari ini dan simpanlah terus untuk waktu-waktu di mana Anda membutuhkan sebuah pengingat untuk "terus berjuang saat dihempas keras kesulitan."



Tekad hari ini:

Ketka hal-hal menjadi rumit, seperti yang kadang akan terjadi, dan jalan tampak terus mendaki--SAYA BISA BERISTIRAHAT, TAPI SAYA TIDAK AKAN PERNAH BERHENTI.



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 26032010 0656-0713]

Lingkaran (II)

saya masih menunggu,
untuk mengambil keputusan saya...
Saya tidak berusaha menghindari gesekan, karena dimanapun pasti akan selalu ada.
Saya pikir setiap kita juga berusaha meminimalisir gesekan yang ada, itu sangat manusiawi...
Saya juga yakin, hati saya yang terletak di dada sebelah kiri, akan menjadi lebih besar dan lebih kuat.

Akan ada banyak konsekwensi yang akan saya tanggung jika saya memutuskan untuk keluar,
banyak,
mungkin,
malah menjadi lebih banyak lagi...

Tapi itu semua konsekwensi dari gravitasi,
oh, dasar, konstelasi



[Gunung Sempu, 25032010 1050-1055]

Lingkaran (I)

Saya sekarang berada di sebuah lingkaran yang bentuk dan komponennya sama dengan lingkaran yang dulu saya tempati, ya hampir sama lah...
Memang ada yang datang dan pergi di lingkaran ini, yang datang orang baru, yang pergi orang lama.
Dulu saya menikmati sekali berada di dalam lingkaran ini,
karena pada dasarnya, saya memang mencintai lingkaran ini, sampai sekarang.
Dulu saya bisa berhari-hari tidak pulang hanya untuk menggerakkan lingkaran ini, atau kalau menggerakkan terdengar begitu angkuh, ya ikut bergerak boleh lah, karena lingkaran ini terus bergerak dan berkembang, hanya saya menggandakan gerakan saya.
Bergerak dan berkembang hingga menjadi semakin besar setiap harinya,menitnya,detiknya.
..
Saya yang hidup di lingkaran ini berusaha untuk hidup dan menghidupi, baik si lingkaran atau diri saya sendiri. Saya kira semua komponen lingkaran ini juga begitu,
hidup dan menghidupi, atau mungkin pada mulanya menghidupi dan hidup.

Beberapa waktu yang lalu di tahun lalu persisnya,
saya merasa sesak berada di lingkaran, karena memang dalam kurun waktu beberapa tahun yang lalu ada yang mulai masuk ke dalamnya dan itu membuat komponen-komponen di dalam lingkaran bergerak-gerak.
Itu membuat saya gerah dan sakit di dada sebelah kiri, bukan dalam pengertian secara eksplisit tentunya...
Di tahun yang lalu itu, saya sempat berpikir untuk mengalah dengan komponen baru itu,
saya ingin keluar dari lingkaran!
Tapi sesuatu membuat saya tertahan di situ,
sesuatu yang meneriakkan keyakinan,
keyakinan yang memotivasi, yang kemudian saya mengenal buku-buku motivasi yang memang saya gunakan untuk terapi dada sebelah kiri saya tadi.
Karena pada dasarnya saya menicntai lingkaran itu...


Lingkaran itu menyakiti saya...
Tidak, bukan,
lingkaran itu, memaksa pikiran saya menyakiti hati saya, hati di dada sebelah kiri saya...
Lingkaran itu selalu menghadapkan saya kepada sesuatu yang membuat pikiran saya berlari-lari tak henti-henti, menyakiti hati saya, hati di dada sebelah kiri saya...


Saya memang meyakini jika Tuhan memberikan kita jalan berbatu maka Dia akan menyediakan sepatu yang kuat bagi kita...
Namun ada kalanya batu-batu itu membuat kaki-kaki kita benar-benar ngilu.
Saya juga boleh kan memilih jalan tol?
Karena saya punya tiket platinum yang memudahkan saya di antrian jalan tol.
Lagipula, di dalam katalog kehidupan juga tersedia banyak pilihan yang kita dengan mudahnya memilih...
Mau bagaimana lagi
Lingkaran itu terkadang menyakiti saya...
Tidak, bukan,
lingkaran itu, terkadang memaksa pikiran saya menyakiti hati saya, hati di dada sebelah kiri saya...
Lingkaran itu terkadang menghadapkan saya kepada sesuatu yang membuat pikiran saya berlari-lari tak henti-henti, menyakiti hati saya, hati di dada sebelah kiri saya...


Belakangan ini, saya mulai berpikiran untuk berada di luar lingkaran,
sekedar menjadi penikmat pergerakan lingkaran itu,
karena komponen baru itu terlihat sangat menikmati ritmenya, dan saya tidak mau merusak semangat membara...
karena sekarang
Lingkaran itu sedikit-sedikit menyakiti saya...
Tidak, bukan,
lingkaran itu,sedikit-sedikit memaksa pikiran saya menyakiti hati saya, hati di dada sebelah kiri saya...
Lingkaran itu sedikit-sedikit menghadapkan saya kepada sesuatu yang membuat pikiran saya berlari-lari tak henti-henti, menyakiti hati saya, hati di dada sebelah kiri saya...


Belakangan ini, saya juga mulai berpikir untuk memutuskan,
saya atau komponen baru itu yang berada di dalamnya,
Karena
lingkaran itu memang menyakiti saya...
Tidak, bukan,
lingkaran itu,memang memaksa pikiran saya menyakiti hati saya, hati di dada sebelah kiri saya...
Lingkaran itu memang menghadapkan saya kepada sesuatu yang membuat pikiran saya berlari-lari tak henti-henti, menyakiti hati saya, hati di dada sebelah kiri saya...



[Gunung Sempu, 25032010 1006-1029]

25032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Tersenyumlah hari ini... Sebuah senyuman bisa membuat deretan senyum yang panjang."--Ibu Lisa.



Selamat pagi! Kemarin malam saya menerima sebuah e-mail bagus yang sangat sempurna untuk dibagi dengan Anda saat kita memulai hari.

Lisa menulis, saya baru saja mengirimkan sebuah e-mail pada beberapa teman dan mengingat sesuatu yang dikatakan Ibu pada saya sejak saya masih sangat kecil dan berpikir kalau saya mungkin bisa membaginya dengan Anda. "Tersenyumlah hari ini.... Sebuah senyum bisa membuat deretan senyum yang panjang."

Saya ingat memikirkan tentang hal ini saat saya berusia sekitar 6 atau 7 tahun, dan saya benar-benar mencobanya. Ketika Anda tersenyum pada seseorang, mereka hampir sering membalas senyuman Anda. Bahkan jika Anda tersenyum pada mereka saat Anda lewat, senyum mereka biasanya bertahan cukup lama untuk bisa dilihat, setidaknya oleh seseorang, dan lingkaran senyum itu pun dimulai kembali. Saya ingat berpikir kalau itu adalah sesuatu yang sangat sederhana namun sangat kuat efeknya, dan itu bisa membawa begitu banyak kebahagiaan ke dunia kita.

Anak-anak saya sudah tidur sekarang, tapi saya pikir saya bisa mencoba untuk mengajarkan ini pada mereka besok. Saya yakin ibu saya sangat bangga jika tahu saya mendengarkan dan bahkan belajar sesuatu dari apa yang dia ajarkan. Saya rasa, saya juga akan memberitahunya apa yang saya ingat--saya yakin saya juga akan membuatnya tersenyum!

Terima kasih telah mengirimkan semua ini, Lisa. Anda benar, hal ini begitu sederhana, namun sangat mendalam. Jika setiap orang mempraktikkan konsep ini, saya yakin kita bisa membuat dunia ini menjadi tempat yang lebih bahagia.



Giliran Anda:

Terapkan kebijaksanaan Ibu Lisa hari ini dan mulailah sebuah rantai senyuman. Saat Anda melakukannya, pikiran tentang pembaca lain buku ini yang melakukan hal yang sama. Dengan usaha yang digabungkan, kita bisa membuat 25 Maret (atau hari apa saja!) menjadi salah satu dari hari yang paling penuh dengan senyuman.



Tekad hari ini:

Setiap hari, saya ingat untuk memulai sebuah rantai senyuman




=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 25032010 0648-0709]

24032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Malaikat bisa terbang karena mereka menganggap diri mereka ringan."--Anonim.



Selamat pagi! Saat kita menjalani hari, kita sering disibukkan dengan beberapa masalah atau krisis dan semua itu menjadi beban di pundak kita. Apa yang mungkin hanya sebuah "hal kecil" menjadi "hal besar" karena kita yang membuatnya seperti itu. Kemampuan kita untuk merelakan sangat lemah, sementara kemampuan kita untuk menyalahkan diri kita sendiri (atau orang lain) sangat kuat.

Beberapa tahun yang lalu, saya melalui sebuah keadaan yang sulit dengan beberapa orang yang sangat negatif. Saya tidak bisa mengerti kenapa mereka melakukan beberapa dari hal yang mereka lakukan. Saya mendapati diri saya "sangat terluka" dengan perilaku mereka dan menganalisisnya dengan teman yang lain guna mencari penjelasan. Saya segera menyadari bahwa membahas atau menganalisis perilaku mereka hanya membuang-buang energi saya dan orang yang saya ajak bicara. Situasi itu ada di luar kendali kami, dan bukannya "melepaskan," kami terus "menahannya" dengan memberi waktu dan energi kami.

Beberapa saat setelah itu, saya menyadari kalau saya punya dua pilihan:(1) Terus mendiskusikannya dengan orang lain, membuang energi saya (dan mereka) dan kehilangan pijakan untuk maju ke depan mengejar hal penting; atau (2) Membuat keputusan sadar untuk "melepaskan" dan fokus terhadap sesuatu yang positif di mana saya bisa membuat sebuah perbedaan.

Saya memilih untuk MELEPASKANNYA. Itu tidak MUDAH. Kadang, saya mendapati diri saya tertarik kembali ke situasi negatif itu, atau terbangun di tengah malam mengkhawatirkan hal tu. Terus-menerus, lagi dan lagi, saya harus mengingatkan diri saya sendiri--"LEPASKAN!" Semakin saya mengingatkan diri saya sendiri untuk melepaskannya, semakin saya mampu melakukan hal itu. Saya menyadari bahwa semakin saya melepaskan hal negatif, semakin banyak ruang yang saya ciptakan untuk menghidupkan hal positif.



Giliran Anda:

Saat Anda menjalani hari, perlakukan energi dan pikiran Anda seperti emas. Sebelum Anda menginvestasikan waktu dan energi pada sesuatu, tanyakan pada diri Anda sendiri, "Apa hal ini benar-benar penting?" Jika jawabannya tidak, buatlah pilihan sadar untuk "melepaskannya" dan fokus kepada sesuatu yang positif sebagai gantinya.



Tekad hari ini:

Saya berbalik dari hal negatif dan menggantikannya dengan hal positif.



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=



[Gunung Sempu, 24032010 0727-0740]

22032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Anda bisa mendapatkan yang terbaik dari orang lain jika Anda memberikan yang terbaik dari diri Anda."--Anonim.



Selamat pagi! Kutipan hari ini mengandung kebijaksanaan yang sederhana dan nyata! Sering kali, saat kita merasa frustasi dengan seseorang dalam kehidupan kita, apakah itu kolega, seorang teman, atau seorang anggota keluarga, kita mulai memfokuskan diri pada "apa yang salah" atau menggunakannya sebagai alasan untuk memperpanjang hal itu.

Namun, kesukaan menarik kesukaan, dan jika kita bersikap seperti itu kita akan menarik "usaha setengah hati" dari mereka yang ada di sekitar kita. Lingkaran itu kemudian berlanjut sampai kita mendapati diri kita dengan beban di pundak kita dan hati yang berat.

Ktika kita memberikan yang terbaik dari diri kita, terlepas dari perliaku orang lain, kita akan menikmati hidup yang lebih kaya. Selain itu, kita juga memberikan contoh pada anak-anak kita, teman dan semua orang yang berhubungan dengan diri kita. Kita mendorong orang lain untuk memberikan yang terbaik. Jika kita hidup dengan pikiran untuk selalu melakukan dan memberikan yang terbaik, kita akan mengetahui kalau kedamaian seseorang tidak bisa didapatkan melalui metode cepat apa pun. Kita akan mengetahui kalau kedamaian seseoranglah yang bertahan lama.



Giliran Anda:

Luangkan waktu hari ini untuk melepaskan semua hal negatif yang Anda pikirkan tentang orang lain. Ambilkan energi yang Anda gunakan untuk memfokuskan diri pada perilaku ini, dan arahkan kembali energi itu untuk memfokuskan diri untuk melakukan dan memberikan yang terbaik dari diri Anda.



Tekad hari ini:

Saya memfokuskan semua energi saya untuk hal-hal yang produktif, membantu dan membuat sebuah perbedaan.



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=



[Gunung Sempu, 22032010 0720-0732]

21032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Waktu terbaik untuk menanam sebuah pohon adalah 20 tahun yang lalu. Waktu terbaik kedua adalah HARI INI!"--peribahasa Cina.



Selamat pagi! Rhonda Miga mengirimkan kutipan ini bersamaan dengan catatan berikut yang tepat sekali untuk merayakan permulaan musim semi!

Saya rasa ini bisa diaplikasikan oleh kita semua. Ada banyak hal yang kita ingin lakukan 20 tahun (atau 10 atau bahkan 5) yang lalu, tapi kita tidak pernah melakukannya. Saya rasa, peribahasa ini hebat karena ia mengatakan "lalu kenapa? lakukan hari ini!" Anda tidak bisa kembali dan mengubah apa yang tidak Anda lakukan, tapi tidak ada yang bisa menghalangi kita untuk melakukan hal itu hari ini.

Saya baru-baru ini kembali bersekolah dan membuat sebuah komentar untuk ibu mertua saya:"mungkin saya akan menyelesaikan kuliah ini saat saya berumur 50 tahun." Dia berkata,"Kau bagaimanapun akan berumur 50 tahun, bukan? Jadi, kenapa tidak berumur 50 dan mendapatkan gelar baru?"

Mungkin lebih baik jika saya mendapatkan gelar ini bertahun-tahun yang lalu, tapi sekarang adalah WAKTU TERBAIK KEDUA.

Ini adalah kalimat bijaksana yang bagus. Kutipan ini juga mengingatkan saya bahwa kita tidak boleh hidup dengan penyesalan. Apa yang tidak bisa kita lakukan kemarin (atau berpuluh tahun yang lalu) masih bisa dimulai hari ini. Kenapa kita harus hidup di masa lalu, jika kita mempunyai kekuatan untuk MENCIPTAKAN MASA DEPAN?



Giliran Anda:

Apa yang belum bisa Anda lakukan dalam kehidupan Anda yang bisa Anda mulai sekarang? Ubah penyesalan masa lalu Anda menjadi sebuah rencana aksi untuk masa depan Anda.



Tekad hari ini:

Hari ini adalah waktu yang tepat untuk sebuah perubahan.



Inspirasi:

Buatlah sebuah perubahan di dunia sekarang ini dengan menanam sebuah pohon sebagai perayaan atau penghormatan terhadap seseorang atau sesuatu. Kunjungi Yayasan Arbor Day di www.nationaltreetrust.org/join/tictim/ untuk mempelajari lebih banyak lagi.



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=



[Gunung sempu, 21032010 0822-0831]

Sanjungan Membuat Kita Berhasil

Kita semua senang dipuji, tetapi sayangnya hampir sepanjang waktu kita hanya mendengar tentang kejelekan kita. Saya kira, itu adil, karena hampir sepanjang waktu kita pun hanya membicarakan kejelekan orang lain. Kita ini jarang sekali mengucapkan pujian. Coba saja dengar sendiri apa yang Anda bicarakan.

Tanpa pujian, tanpa dorongan positif terhadap kualitas-kualitas yang baik, kualitas-kualitas tersebut akan layu dan mati, tetapi seulas pujian bisa menjadi sebuah tonggak pengobar semangat. Kita semua ingin mendengar diri kita dipuji; kita hanya ingin memastikan bahwa apa yang telah kita lakukan sudah benar adanya.

Suatu ketika, saya membaca artikel di sebuah majalah mengenai sebuah kelompok terapi yang menggunakan metode dorongan positif untuk membantu anak-anak yang mengalami suatu kelainan perilaku makan yang langka. Kapan pun anak-anak itu menelan makanan padat, mereka akan langsung memuntahkannya. Saat seorang anak berhasil untuk tidak memuntahkan secuil makanan selama semenit atau lebih, kelompok itu akan merayakannya. Para orang tua akan memakai topi kertas dan berdiri di kursi, bersorak, dan bertepuk tangan; para perawat akan menari-nari dan melemparkan pita warna-warni; seseorang akan memainkan musik favorit anak-anak. Seketika akan ada perayaan besar, di mana anak yang berhasil menahan makanannya menjadi pusat perhatian.

Anak-anak itu akan mulai berlatih menahan makanan lebih lama, dan lebih lama lagi. Sukacita mereka akan mengaktifkan kembali sistem saraf mereka. Seperti itulah, anak-anak itu mendambakan pujian. Kita pun demikian.

Siapa yang bilang kalau "sanjungan akan membuat kita tak berhasil!" adalah orang yang ......, tetapi kita maafkan saja=) Sanjungan, kawan, membuat kita BERHASIL!



=Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya - Ajahn Brahm=

[Gunung Sempu, 10032010 0853-0859]

20032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Saya bisa memulai lagi hari saya, kapan pun saya mau."--Brook Noel.



Selamat pagi! Baru-baru ini, saya dan ibu saya bercakap-cakap, dan dia mengingatkan saya akan sesuatu yang saya lakukan saat saya masih kecil. Setiap sesekali waktu, dia akan melihat saya berhenti sejenak dan memejamkan mata seolah saya ingin berkonsentrasi akan sesuatu. Suatu ketika, saat saya melakukan hal ini setelah makan siang, dia menanyakan pada saya, apa yang sedang saya lakukan. Saya memberi tahu dia bahwa, "Hariku tidak berjalan dengan begitu baik, jadi aku akan memulainya kembali." Saya tidak tahu dari mana saya mempelajari kemampuan itu, tapi hal itu sudah membantu saya.

Pada tahun 2005, saya dwawancarai oleh seorang peneliti Penn Sate yang mempelajari pikiran para entrepreneur media. Menjelang akhir wawancara, dia bertanya pada saya, "Apa yang membuat Anda terus bertahan selama masa-masa buruk?" Saya tidak berhenti sedetik pun sebelum menjawab, "Saya tidak mempunyai masa-masa buruk. Saat ada masa-masa sepanjang hari-hari saya yang menantang atau mempersulit, sangat jarang sekali saya membiarkan momen itu menyerap dan memengaruhi perilaku saya selama keseluruhan hari. Jika saya menghadapi saat yang menyulitkan, kemudian di waktu makan siang, saya meluangkan waktu untuk menjernihkan pikiran saya dan "memulai hari saya"--tidak mengantisipasi apa pun kecuali yang terbaik untuk siang ini. Pastinya ada kebahagiaan yang bisa ditemukan pada setiap harinya. Jika kita memberikan keadaan yang menyulitkan menguasai panggung kehidupan kita sepanjang hari, kita akan melewatkan kebahagiaan dan kesempatan yang ada di hari itu.



Giliran Anda:

Ketika Anda menghadapi hari yang sulit minggu ini, cobalah untuk "MEMULAI KEMBALI HARI ANDA."



Tekad hari ini:

Setiap hari membawa kebahagiaan, pemenuhan, dan cinta.



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=


[Gunung Sempu, 20032010 0640-0653]

19032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Bermimpilah seolah Anda akan hidup selamanya. Jalani hidup seolah Anda akan mati hari ini."--James Dean.



Selamat pagi! Saya yakin kalau hidup di saat ini dan memaksimalkan setiap momen adalah kunci untuk mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya. Saat saya pertama kali memulai "hidup dalam momen ini," saya bergelut dengan konsep ini. Bagaimana saya bisa hidup di momen ini jika saya juga memikirkan jangka panjang dalam benak saya? Saya berharap saya bisa mendapatkan nkutipan ini pada waktu itu, karena kutipan ini mengemukakan kunci untuk hidup dengan kaya secara indahnya.

Meskipun kita hidup di momen ini, kita masih mempunyai mimpi yang besar. Kita menanti masa depan dengan antisipasi dan pengharapan, bahwa kita tidak "hidup di hari esok." Sebaliknya, kita berusaha dengan sebaik-baiknya setiap harinya, menjalani hidup seolah itu adalah saat terakhir kita. kita hanya bisa menemukan kebahagiaan dalam momen itu. Kita tidak bisa mendapatkan kebahagiaan hari esok pada hari ini. Dan kita tidak bisa mendapatkan kebahagiaan jika kita menunggu "sesuatu yang lain." Untuk mendapatkan kebahagiaan sejati, kita harus menerima dan mengenali kebahagiaan semua hal yang ada di sini, pada saat ini.



Giliran Anda:

Jangan mencari kebahagiaan hari esok hari ini. Sebaliknya, kenali dan nikmati semua kekayaan saat ini.



Tekad hari ini:

Temukan kebahagiaan pada momen ini.



Pertanyaan renungan:

Dengan cara apa Anda sudah hidup "di hari esok" dan bukannya hari ini?
Apa yang Anda tunggu-tunggu untuk mendapatkan kebahagiaan?
Bagaimana melepaskan pengharapan akan hari esok bisa membawa lebih banyak kebahagiaan hari ini?



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=

[Gunung Sempu, 19032010 0631-0642]

17032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"...Jangan takut pda kehebatan:beberapa orang dilahirkan hebat, beberapa orang meraih kehebatan, dan beberapa orang lagi mendapatkan kehebatan didorong ke dalam diri mereka."--William Shakespeare.


Selamat pagi! Kehebatan kita bisa diekspresikan dengan banyak cara. Bisa dalam cara kita memasak...entah itu sebuah kaserol, atau sebuah makan malam besar, sebuah hamburger atau steik, salat yang ditata penuh seni, atau kroket kentang rendah lemak, banana boat, atau hanya sekedar sepiring buah-buahan segar. Makanan sehat, yang disiapkan dengan penuh cinta dan disajikan dengan indah, adalah sesuatu yang sangat hebat! Kehebatan kita mungkin adalah kemampuan untuk menenangkan seorang anak yang sedang menangis, membantu seseorang untuk mengatasi rasa takut, atau bisa menangani perubahan diri. Kadang, kita memikirkan kehebatan sebagai "apa yang terjadi di sekitar kita," tanpa menyadari semua kehebatan yang kita lakukan.



Giliran Anda:

Saat Anda melalui hari ini, sadarilah fakta bahwa Anda mempunyai kemampuan untuk mengubah yang "baik" menjadi "hebat." Luangkan waktu sejenak untuk merenungkan 5 hal hebat yang sudah Anda lakukan selama seminggu terakhir. Ketika kita meluangkan waktu untuk memuji diri kita sendiri atas apa yang kita lakukan dengan baik, kita akan dengan sendirinya melakukan lebih banyak lagi hal baik.



Tekad hari ini:

Saya cukup peduli untuk mengubah yang BAIK menjadi HEBAT.



Lebih dalam lagi:

Banyak dari kita yang diberkati dengan kemampuan yang berkaitan dengan membuat daftar kesalahan dan kekurangan kita. Berlatihlah untuk membuat daftar kualitas positif Anda. Hari ini, buatlah sebuah daftar yang terdiri atas setidaknya 25 bakat atau karakteristik yang menunjukkan kehebatan Anda.




=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=



[Gunung Sempu, 17032010 0856-0900]

16032010 dari 365 Hari Berpikir Positif

"Ada 3 jenis orang di dunia ini: mereka yang MEMBUAT hal-hal terjadi, mereka yang MENGAMATI hal-hal terjadi, dan mereka yang MEMIKIRKAN apa yang sudah terjadi. Kita semua memiliki sebuah pilihan. Anda bisa memutuskan ingin menjadi jenis orang yang mana. Saya memilih untuk menjadi jenis yang PERTAMA."--Mary Kay Ash.



Selamat pagi! Saya selalu menyukai kebjaksanaan Mary Kay Ash, seorang netrepreneur dan visioner. Hari ini, saya pikir, saya akan memberikan Anda sebuah kuis kecil yang berhubungan dengan kutipannya. Mary Kay membagi 3 jenis orang.
- Mereka yang MEMBUAT hal-hal terjadi
- Mereka yang MENGAMATI hal-hal terjadi.
-Mereka yang MEMIKIRKAN hal-hal yang sudah terjadi.

Yang mana dari ketiga kelompok itu yang menurut Anda paling bahagia? Yang mana yang menurut Anda paling tidak bahagia, yang sering merasa kalau mereka adalah salah satu "korban" dari kehidupan? Kelompok mana yang menurut Anda menjalani kehidupan tanpa mengalami banyak kebahagiaan atau kesedihan?

Sekarang, cobalah yang satu ini. Yang mana dari kelompok ini yang menurut Anda paling sukses? Yang mana menurut Anda paling menunjukkan rasa sesal? Yang mana menurut Anda yang tidak pernah menyadari potensi mereka karena mereka tidak pernah mengeksplorasinya?

Karena saya yakin Anda menebak dengan benar, inilah jawabannya,
- Mereka yang MEMBUAT hal-hal terjadi--paling bahagia dan paling sukses
- Mereka yang MENGAMATI hal-hal terjadi--paling tidak bahagia dan penuh sesal
-Mereka yang MEMIKIRKAN hal-hal yang sudah terjadi--tidak mengalami banyak kebahagiaan atau kesedihan atau menyadari potensi mereka.

Mereka yang mengamati hal-hal terjadi atau memikirkan apa yang sudah terjadi tidak mengambil kemudi untuk mengendarai kehidupan mereka. Mereka justru meninggalkan hari-hari mereka berantakan ditiup oleh angin yang datang dari luar.

Mereka yang berada dalam kelompok pertama. seperti Mary Kay Ash, adalah subjek bagi angin luar yang sama, tapi mereka membuat hal-hal terjadi untuk menangkalnya. Mereka yang berada dalam kelompok pertama mempunyai sebuah visi yang lebih besar dari hambatan apa pun, dan visi itu akan membantu mereka melewati badai.



Giliran Anda:

Termasuk ke dalam kelompok yang manakah Anda? Pikirkan mengenai bulan lalu dan termasuk dalam kategori manakah mayoritas dari tindakan yang Anda lakukan (atau tidak Anda lakukan). Jika Anda tidak berada dalam kelompok A, kenapa tidak bergabung? Banyak hal-hal hebat terjadi di sana!



Tekad hari ini:

Saya membuat hal-hal terjadi.



=365 Hari Berpikir Positif - Brook Noel=


[Gunung Sempu, 16032010 1111-1124]

Kita semua adalah SALES

SALES

Apa yang ada di bayangan teman-teman jika mendengar kata sales?

Orang berpakaian rapi dengan kemeja garis-garis, berdasi membawa tas besar dengan keringat bercucuran karena mobil perusahaannya AC nya rusak, menawarkan penyedot debu dari rumah ke rumah?

Ada di level ke berapa seorang sales itu dalam strata pekerjaan yang ada di bayangan teman-teman?

Level paling bawah sendiri? Atau level yang sejajar dengan kasta Paria dalam Hindu?
Upss, Gawat sekali itu...


Predikat apa yang teman-teman sematkan kepada orang-orang yang bertugas "berjualan"?
Jika teman-teman sudah terlanjur menyematkan predikat bahwa "berjualan" itu adalah pekerjaan yang tidak berpendidikan atau tidak butuh keahlian khusus atau apa pun yang meletakkan orang-orang di bagian penjualan itu satu level lebih rendah daripada ilmuwan, insinyur bangunan, ataupun dokter, saya mohon dengan sangat, teman-teman melepaskan pikiran itu sejenak dan membuka luas pikiran teman-teman.

Ini adalah pandangan saya:

KITA adalah PRODUK.
KITA adalah SALES dari PRODUK bermerk KITA.
KITA adalah SALES dari PRODUK bermerk AUF.
KITA adalah SALES dari PRODUK bermerk (isi dengan nama teman-teman sendiri.)


Bagi teman-teman yang sudah mengenal saya, baru mengenal saya, atau baru nge-add, atau sebatas tau nama saya, saya mau sedikit bertanya dan teman-teman cukup menjawab dalam hati saja, AUF itu seperti apa sih orangnya?

Bagi teman-teman yang sudah mengenal saya, baru mengenal saya, atau baru nge-add, atau sebatas tau nama saya, saya mau tanya, AUF itu seperti apa sih orangnya dibandingkan dengan orang lain?

Sekarang bagaimana dengan Facebook?

Bagi taman-teman yang menggunakan Facebook, dalam hati saja, seperti apakah Facebook itu?

Bagi teman-teman yang menggunakan Facebook dan juga menggunakan situs jejaring lain, apa keunggulan Facebook dibanding situs lain?

Biar lebih mudah coba di jabarkan secara tertulis, misal seperti ini:
AUF:Ganteng, bijaksana, suka menolong
AUF dibandingkan dengan X (misalnya):Lebih ganteng AUF, lebih pintar AUF, lebih cerdas AUF.

Facebook:Elegan, mature, komplit.
Facebook dibandingkan dengan situs X,Lebih mudah Facebook pengoperasiannya, lebih komplit Facebook fitur-fiturnya, lebih menyenangkan Facebook pengoperasiannya.


Sudah mulai merasa bahwa DIRI KITA adalah PRODUK?


Lalu jika teman-teman sudah memahami bahwa DIRI KITA adalah PRODUK, siapa yang akan "menjual" PRODUK ini?
Diri Sendiri? Itu pasti bukan?
Orang lain? Itu juga pasti.

Lho, kok orang lain juga ikut-ikutan jualan saya? Memang saya ini laki-laki apaan?

Hehehehe, tenang dulu jangan negatif thinking. Saya punya sedikit cerita tentang menjadikan diri saya PRODUK.

Beberapa waktu yang lalu saya mendapat kerjaan yang mengejutkan, MENJADI JURI FESTIVAL BAND! Sepanjang karier saya bermusik, baru kali ini saya menjadi juri festival band. Sungguh lucu karena band saya sendiri dari pertama kali terbentuk hingga sekarang belum pernah yang namanya menang dalam festival band. Boro-boro menang, lolos aja jarang, hehehe. Tapi kali ini saya mendapatkan kebanggan menjadi sebuah juri festival band yang diadakan Sebuah SMA di Yogyakarta. Saya dipilih menjadi juri festival band karena alasan-alasan sebagai berikut:

1. Saya punya majalah musik, DAB MAGAZINE (YOGYAKARTA”S FINEST MUSIC MAGAZINE.) Kebetulan SMA itu menjadi salah satu Pick up point majalah saya.

2. Saya personil dari OHNINA! Ini pengaruhnya memang tidak begitu banyak bagi peserta karena kebanyakan tidak tahu band saya (bahkan mungkin teman-teman yang membaca tulisan ini) tapi nanti akan ada cerita seru lagi tentang band saya.

Dari sini ternyata saya dianggap sebagai sebuah PRODUK yang tepat untuk menjadi juri festival band. Image dari produk AUF adalah orang yang berpengalaman di bidang musik. AUF mudah didapatkan karena ada nomor hape yang bisa dihubungi dan jika di sms mbales. Serta berbagai keunggulan lain yang ditawarkan oleh PRODUK bernama AUF.

Saya tidak menjadi juri sendiri, saya ditemani Dimas Widiarto Creative Director dari DAB MAGAZINE (YOGYAKARTA’S FINEST MUSIC MAGAZINE), dan seorang juri lain dari SMA tersebut. Dari ketiga juri ini tidak ada satupun yang sarjana musik, jebolan sekolah musik atau mentok-mentok lulusan les-lesan musik=D Ternyata hal yang terakhir ini menjadi masalah bagi beberapa peserta yang belum menang dalam festival ini. Mereka menganggap hasil penjurian itu cukup controversial karena band yang juara 3 (maaf saya lupa nama bandnya) dianggap tidak layak untuk menjadi juara 3 dan manajemen dari peserta yang protes ini menganggap bandnya lah yang pantas menjadi juara 3 (padahal di catatan saya band ini malah di peringkat ke 7, hehehe). Ada komentar mereka yang menjadi pelecut semangat saya yang bunyinya kira-kira seperti ini:”Wah, maaf saja, Juri nya tidak ada yang SARJANA MUSIK sih, jadi hasilnya juga sembarangan, tidak tahu yang mana yang fals atau yang tidak.”

Ada 2 pemikiran yang langsung muncul dalam benak saya waktu itu. Satu, jika yang jadi juri itu Eross Chandra (Sheila on 7) atau Pongki Barata (Jikustik) tentu SARJANA MUSIK tidak lagi diperlukan. Ini menjadi koreksi bagi saya sendri karena produk AUF kurang dikenal dan dianggap tidak kompeten oleh beberapa orang, meskipun band saya jauh lebih keren dari dua band di atas (menurut saya sendiri=) dengan berhasil mendapatkan 4 Label Rekaman (Blossom Records, Bon Vivant Records, Series Two Records, dan Edition 59) dari 4 Negara (Indonesia, Spanyol, USA, dan Jerman) di 3 Benua yang berbeda dalam waktu 1 tahun.

Dua, orang masih terjebak di gelar kesarjanaan untuk menghasilkan sebuah karya. Jangan salah sangka dulu, saya pun pada bulan april 2010 ini akan mendapatkan gelar sarjana S1 saya dan saya menjunjung tinggi pendidikan. Tapi dalam hal ini, gelar sarjana TIDAK MENJAMIN orang menjadi sukses. Sekarang saya tanya, musisi mana yang dibelakangnya ada gelar S.Sn (Sarjana Musik)? Atau ada berapa banyak musisi, di Indonesia saja lah, yang jualan lagunya meledak, yang punya gelar SARJANA MUSIK? Paling bisa di hitung dengan jari. Saya tidak merendahkan teman-teman yang punya gelar SARJANA MUSIK yang memang memilih untuk mengajar atau tidak berkecimpung di industri musik. Tapi ini adalah REALITA yang harus kita semua akui. Sebagus apapun kita membuat PRODUK, akan menjadi OMONG KOSONG jika kita tidak bisa menjualnya. Ada yang tahu band Vierra, yang personilnya anak dari pasangan Addie MS dan Memes? Sepengamatan saya, vokalis Vierra jika main live (bahkan di TV nasional) suarnya tidak pernah tidak fals a.k.a selalu fals! Tapi dalam jualan musiknya, saya setuju bahwa mereka bisa JUALAN musiknya. Bisa menjadi SALES bagi band mereka dan bagi diri mereka sendiri.

Kadang kita memang susah untuk MENJUAL diri kita karena kita terbentuk dengan lingkungan yang menyamarkan rendah hati dengan rendah diri. Beberapa bulan yang lalu saya melakukan beberapa interview akan calon AE untuk DAB MAGAZINE (YOGYAKARTA’S FINEST MUSIC MAGAZINE.) Kebanyakan dari calon-calon AE ini selalu kesulitan jika di beri pertanyaan apa keunggulan mereka dan kenapa saya harus menerima mereka? Bahkan ada beberapa yang dating dengan rasa tidak percaya diri ketika interview. Waw, saya sangat terkejut! Jika mereka saja tidak percaya dengan diri mereka sendiri, bagaimana saya dan teman-teman di DAB MAGAZINE (YOGYAKARTA’S FINEST MUSIC MAGAZINE) bisa memberi kepercayaan dengan mereka?

Pada awal tulisan ini saya membuat opini tentang produk bernama AUF dengan definisi Ganteng, bijaksana, suka menolong, karena saya ingin membentuk citra yang positif dan saya yakin dengan diri saya sendiri bahwa saya bisa menjadi positif. Dulu saya sering dianggap orang yang sombong, arogan, angkuh dll oleh beberapa teman. Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada teman-teman saya yang menyematkan predikat itu kepada saya karena saya jadi bisa membedakan antara SOMBONG dan MENJUAL DIRI. Pemahaman saya tentang sombong dan menjual diri antara lain sebagai berikut. Sombong tidak akan mendapatkan hasil apapun. Menjual diri akan mendapatkan hasil yang menguntungkan bagi diri sendiri dan orang lain. Contoh sederhana ketika dalam CV kita ketika melamarkerja, kita menuliskan berbagai macam keunggulan kita misalnya, berjiwa pemimpin, suka tantangan, rajin, tapi tidak ada satupun pengalaman yang mendukung keunggulan kita (pengalaman kerja, mupun organisasi), itu berarti kita sombong. Tetapi lain halnya jika kita menulis, pekerja keras, supel, ulet, lalu kita bisa memberikan lampiran pengalaman yang mendukung itu, itu artinya menjual diri.

Suka atau tidak suka, kita sebenarnya akan selalu menjadi PRODUK dalam keseharian kita, siapapun kita, dokter, dosen, arsitek, mahasiswa, musisi, anak, ibu rumah tangga,bahkan presiden. Entah itu dengan keluarga, teman atupun diri sendiri. Jadi jika kamu ingin PRODUK itu “laris,” mulailah belajar MENJUALNYA karena seperti saya bilang tadi "Sebagus apapun kita membuat PRODUK, akan menjadi OMONG KOSONG jika kita tidak bisa MENJUALNYA."

Jadi bagaimana? Apakah teman-teman sudah siap menjadi SALES?

Atau jika kata SALES masih terkesan “rendah” bisa kita ubah menjadi MARKETING MANAGER. Karena ada beberapa teman yang mungkin minder jika disebut sebagai SALES. Dengan menjadi MARKETING MANAGER paling tidak, kita sudah punya satu orang yang kita MANAGE dan kita PASARKAN, yaitu DIRI KITA SENDIRI=)



[Gunung Sempu, 15032010 1015-1241]